Sabtu, 16 Oktober 21

Buruh Perempuan Demo Tolak Pemecatan Saat Hamil

Buruh Perempuan Demo Tolak Pemecatan Saat Hamil

Bandung, Obsessionnews – Kalangan buruh dari Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) melakukan aksi demo menolak kekerasan terhadap perempuan, memperingati Hari Perempuan se-Dunia, Senin (9/3/2015). Apalagi, 80 persen dari 3500 anggota Kasbi adalah perempuan.

“Kami, kaum perempuan ini menolak kesewenangan yang dilakukan sejumlah pengusaha, diantaranya pemberhentian tanpa pesangon bagi perempuan pekerja yang mengandung atau hamil,” seru Pengurus Pusat Divisi Perempuan Kasbi, Siti Eni.

“Sejak hamil usia sebulan, banyak buruh perempuan yang ketakutan akan kehilangan pekerjaan, karena pihak pemilik pabrik melarangnya untuk bekerja,” tandas Eni saat unjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung, Senin (9/3).

Menurutnya, pihak perusahaan yang melarang buruh perempuan hamil untuk bekerja itu melanggar UU Ketenagakerjaan. “Namun ternyata diberhentikan tanpa pesangon dan mempersilakan kembali buruh hamil itu untuk melamar setelah melahirkan,” ungklap Eni tanpa menyebut nama perusahaan di Cimahi, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Garut.

Kasbi2

Di hari yang sama, kalangan mahasiswa juga melakukana ksi penolakan kekerasan, diskriminasi dan penindasan perempuan. Sekitar 15 orang dari Front Perjuangan Rakyat (FPR) berunjuk rasa depan Gedung Sate Bandung. FPR juga menuntut turunkan harga sembako, tolak rencana kenaikan iuran listrik, iuran BPJS dan ongkos kereta api.

“Hentikan liberalisasi dan komersialisasi pendidikan. Rativikasi konvensi ILO C 189 tentang pekerja rumah tangga, jaminan terhadap perempuan yang layak. Tolak perampasan upah, tanah dan kerja, anti korupsi, hentikan eksploitasi tubuh perempuan dan dukungan terhadap perempuan untuk memperjuangkan hak-haknya!” seru mereka. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.