Minggu, 5 Juli 20

Bupati Tapteng Bonaran Situmeang Hindari Ditahan KPK

Bupati Tapteng Bonaran Situmeang Hindari Ditahan KPK

Jakarta – Bupati Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang tidak ingin ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bila dirinya telah selesai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap penanganan sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi.

“‎Hari ini saya bertanya kenapa alasan pasal 21 KUHAP alasan‎ seseorang ditahan takutnya menghilangkan alat bukti. Kita masih nanya, katanya alat buktinya udah didapat bagaimana saya hilangkan lagi‎,” ujar Bonaran saat memenuhi panggilan KPK, Senin (6/10/2014).

Bonaran membantah terlibat penyuapan terhadap mantan Ketua MK M Akil Muchtar. Dia meminta penyidik untuk menunjukan alat buktinya. “Itu dipertanyakan pengacara saya. Apa alat buktinya menyuap? Kenapa saya suap? Buktikan dong‎,” tanya Bonaran dengan nada sinis.

Mantan pengacara Anggodo Widjaya itu menduga ada unsur politis dalam penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan penyuapan terhadap Akil Mochtar. “Apa relevansinya ditarik ke MK? Saya lihat politis,” tutur dia.

Bonaran sedianya diperiksa sebagai tersangka pada Jumat (26/9/2014). Namun Bonaran tak memenuhi panggilan dengan alasan ada rapat dengan DPRD soal pembahasan APBD Tapanuli Tengah. KPK ancam jempuk paksa jika pada panggilan ketiga dia tidak juga bersedia hadir. (Has)

 

Related posts