Selasa, 30 November 21

Bupati Sambas Minta Pelaku Pemerkosa Disuruh Puasa

Bupati Sambas Minta Pelaku Pemerkosa Disuruh Puasa

Pontianak, Obsessionnews – Data pelecehan seksual saat ini menjadi buah bibir di Indonesia. Begitu juga kasus pencabulan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat juga cukup tinggi. Namun, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili yang didampingi oleh wakilnya, Hairiyah menyampaikan, tidak menyetujui adanya hukum kebiri bagi para pelecehan seksual.

“Saya tidak berfikir kebiri ya? Suruh puasa. Kalau puasa pasti lemes. Karena hawa nafsu itu adalah liar,” kata Atbah yang baru saja dilantik oleh Gubernur Kalbar Cornelis di Balai Petitih, Kantor Gubernur Provinsi Kalbar, Senin (13/6/2016).

Menurutnya, ini menyangkut pendekatan dengan menanamkan nilai. Seks merupakan hawa nafsu, yang harus diarahkan, bukan dikekang, karena nantinya mengarah positif, juga negatif.

“Arah yang positif adalah menikah,” ujar Atbah yang juga seorang Qori ini.

“Kita ajarkan puasa Senin Kamis, kalau nggak bisa juga puasa Nabi Daud. Ini kita nggak nyakitin orang, ongkos makan juga ringan,” tambahnya.

Seperti kata Rasullullah, wahai kaum muda, jika kalian mampu, menikahlah. Kalau tidak mampu berpuasa.

Menurut Atbah, bentuk hukuman bukan dikebiri, tapi pikirannya yang dikebiri. “Nilai ini harus dengan kasih sayang. Karena mereka itu bukan musuh kite, ini kampung kita, anak kite, saudara kita. Kita kasihan orang berbuat begitu,” ungkap bapak yang memiliki beberapa anak yang hafiz Quran ini. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.