Rabu, 21 April 21

Bupati Kebumen: Sesekali Rapat Dinas Perlu Diadakan di Luar Kota

Bupati Kebumen: Sesekali Rapat Dinas Perlu Diadakan di Luar Kota
* Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih menghadiri rapat pembinaan dan pengarahan, dalam hal Peningkatan Kapasitas Perencanaan, Pengendalian dan Penatausahaan Keuangan Dinas PU PR Kab Kebumen di H - Boutique Hotel Yogyakarta, pada Jumat 5 Maret 2021. (Foto: Haiz, Humas Pemkab)

Yogyakarta, Obsessinnews.comBupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih menghadiri rapat pembinaan dan pengarahan, dalam hal Peningkatan Kapasitas Perencanaan, Pengendalian dan Penatausahaan Keuangan Dinas PU PR Kab Kebumen di H – Boutique Hotel Yogyakarta, pada Jumat 5 Maret 2021.

Dalam kesempatan itu Arif mengatakan, dirinya tidak masalah rapat-rapat dinas dilakukan di luar kota. Menurutnya, memang sesekali rapat semacam itu perlu di lakukan di luar Kebumen, agar punya nuansa yang berbeda, sekaligus untuk menghilangkan kejenuhan para ASN yang sudah berbulan-bulan rapat di kantor. Bisa satu tahun dua kali diadakan di luar kota. 

“Kalau sekali-sekali tidak masalah rapat-rapat diadakan di luar kota. Biar ASN ini pikirannya refres, tidak jenuh rapat di kantor terus. Sekalian ambil di akhir pekan, sekaligus liburan. Nanti, atau besok senin masuk kerja di kantor sudah seger lagi,” ujar Arif di lokasi.

Pihaknya berjanji akan menganggarkan dinas untuk mengadakan rapat di luar kota. Hanya saja catatannya, jangan sampai kehilangan esensi dari kegiatan tersebut. Tujuan dan hasil rapat harus bisa tercapai. Tidak boleh hanya sebatas dijadikan formalitas. Sedangkan nilai dan hasilnya tidak ada.

“Ini yang tidak boleh, rapat di luar kota itu harusnya pulang bawa semangat, bawa ide yang bagus. Kerja semakin semangat. Bukan malah tambah males, tambah santai-santai, ini nggak boleh. Karena kegiatan semacam ini akan ke depan akan saya tingkatkan,” terangnya.

Paling tidak kata Arif, rapat dilakukan masih di dalam kota Kebumen, tapi tidak melulu di kantor, bisa di alam terbuka. Semua itu kata Arif, tujuannya untuk bisa menjadikan ASN bekerja dengan nyaman, dan bisa tumbuh ide-ide segar. Kerja menjadi inovatif, tidak monoton.

“Tapi itu nggak boleh keseringan, nanti kenyamanan, malah blabas,” tandas Arif.

Arif Sugiyanto turut menambahkan, dirinya akan menghapus dua dinias untuk perampingan birokrasi.

Dua dinas yangakan dihapus tersebut adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) juga Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim-LH). Nantinya, Bapenda akan digabung dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman akan digabungkan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) sementara Dinas Lingkungan Hidup akan digabungkan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan).

“Ini kita lakukan mengingat jumlah ASN [Pemkab Kebumen] terbatas, sehingga perlu sekali adanya efektifitas dalam bekerja. Sehingga kami pandang dua dinas ini memang perlu dileburkan,” jelas Arif.

Peleburan dua dinas ini juga diharapkan dapat menghemat anggaran Pemerintah Daerah, karena anggaran dapat terserap secara efektif dan tidak tumpang tindih. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.