Kamis, 30 Juni 22

Bupati Karawang: Selesaikan Prostitusi Pantura Tanpa Kekerasan!

Bupati Karawang: Selesaikan Prostitusi Pantura Tanpa Kekerasan!
* Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana.

Jakarta, Obsessionnews – Tidak bisa dipungkiri daerah Karawang dikenal dengan portitusinya. Kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, prostitusi sepanjang jalan pantai utara Jawa (Pantura) tidak bisa serta merta digusur. Menurutnya, pelaku di lokasi tersebut bukan semua warga Karawang.

Bupati Karawang2

“Itu bukan Karawang keseluruhan yang ada di sepanjang jalan pantura. Pelaku juga di situ bukan dari masyarakat setempat tapi kebanyakan pendatang dari luar, mencari kehidupan di situ,” katanya dalam diskusi peringatan Hari Kartini yang bertema “Figur dan Potensi Kepemimpinan Perempuan dalam Pembangunan Bangsa Indonesia” di Gedung Pasca Sarjana UI, Kamis (28/4/2016).

Mantan Anggota DPRD Karawang ini mengatakan, ada beberapa alasan sampai saat ini dia tidak melakukan penggusuran. Cellica  tidak suka menggunakan cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan persoalan rakyatnya.

“Saya tahu mereka memiliki latar belakang berbeda. Mereka punya alasan berbeda,  di antaranya tuntutan ekonomi, terpaksa, bahkan karena kesenangan sendiri. Saya lebih memilih membangun komunikasi secara persuasif dengan mereka,” tuturnya.

Menurutnya, prostitusi di Pantura tidak serta merta bisa dihancurkan. “Tidak semudah itu, menghancurkan sistem yang sudah terbangun kuat di sana. Saya tidak suka menyelesaikan masalah dengan cara-cara kekerasan. Pemimpin tidak mesti pakai kekerasan!” serunya.

Cellica mulai membangun komunikasi secara persuasif dengan masyarakat setempat tanpa harus melakukan penggusuran. Dia berusaha mengarahkan rakyatnya berada pada jalan yang benar dengan memberikan modal atau kegiatan UKM.

“Kami berdayakan sesuai kemampuan mereka masing-masing. Perempuan seperti itu yang harus dirangkul. Sesungguhnya mereka tidak mau bekerja pada sektor itu. Harapannya hal seperti ini tidak terjadi lagi, bukan saja di Karawang tapi di seluruh Nusantara,” harapnya.

Lebih lanjut Cellica menilai industri Karawang merupakan salah satu aspek ekonomi yang bisa meningkatkan PAD. Meski demikian pembangunan industri harus berbanding lurus dengan pembangunan sumberdaya alam dan Sumber daya Manusianya. “Harus berbanding lurus dengan potensi yang ada di Karwan seperti pertanian, kehutanan dan parawisata. Jadi industri harus proaktif dalam proses pembangunan itu sendiri,” pungkasnya. (Asma, @asmanurkaida)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.