Jumat, 13 Desember 19

Bunuh Teman Karena Perkosa Istri, Nanang Tak Menyesal

Bunuh Teman Karena Perkosa Istri, Nanang Tak Menyesal
* Tersangka Nanang Budianto. (Foto: I News)

Probolinggo, Obsessionnews.com -Nanang Budianto (21) mengaku sama sekali tidak menyesal telah membunuh temannya sendiri, Slamet Widodo (29). Sebab, teman masa kecilnya itu telah mengkhianti dirinya dengan memperkosa istrinya, Juliana (22).

“Saya tidak menyesal setelah menghabisi nyawa Slamet karena sudah menjadi sahabat dan dipercaya, kok malah memperkosa istri saya. Itu pun bukan sekali, melainkan tiga kali. Jadi wajib dibunuh,” kata Nanang di Mapolres Probolinggo, Rabu (27/11/2019).

Dalam kasus ini sempat ada tuduhan bahwa Jualina sebenarnya tidak diperkosa. Lantaran Slamet punya hubungan khusus dengan Jualina. Namun, Nanang membantah. Ia yakin istrinya tidak selingkuh dengan temannya.

Menurut Nanang, tak ada hubungan apa pun antara Slamet dan istrinya. Ia percaya hal itu, karena istrinya tidak pernah berbuat aneh-aneh. “Gak ada perselingkuhan, di chat WhatsApp pun demikian. Tak ada tanda perselingkuhan,” sambung Nanang.

Diketahui, Nanang menghabisi nyawa Slamet pada Sabtu (23/11) pagi. Slamet nekad mau memperkosa Jualina ketiga kalinya. Namun saat yang terakhir, aksinya kepergok Nanang. Nafsu birahi Slamet gagal tersalurkan karena Nanang yang pamit mancing kembali pulang.

Disinggung terkait sebilah clurit yang dibawanya, Nanang mengaku selalu membawa senjata tajam ke mana pun ia pergi. Yakni untuk berjaga-jaga termasuk saat bekerja sebagai sales.

“Kalo clurit, memang saya kemana-mana saya bawa. Berhubung saat kejadian saya pergoki langsung korban hendak perkosa istri, saya langsung bertindak dengan membacoknya,” terangnya.

Meski tak menyesal telah membunuh sahabatnya sejak kecil, Nanang merasa sedih atas apa yang dialaminya saat ini. Menurut Nanang, Slamet sudah memiliki istri. Namun dari informasi yang ia diterima, Slamet dan istrinya di ambang perceraian.

Atas pembunuhan yang ia lakukan, Nanang terancam Pasal 340 KUHP. Ia diancam hukuman seumur hidup karena telah menghilangkan nyawa seseorang. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.