Senin, 4 Juli 22

Bulog Jamin Ketersediaan Beras Hingga Lebaran

Bulog Jamin Ketersediaan Beras Hingga Lebaran

Padang, Obsessionnews – Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sumatera Barat (Sumbar) menjamin stok beras yang tersedia mencukupi hingga lebaran 1436 H. Bahkan, stoknya mencukupi hingga empat bulan ke depan atau hingga Oktober 2015 mendatang.

Masyarakat diharapkan tidak perlu takut akan kekurangan ketersediaan beras, karena pemerintah sudah menjamin jauh hari sebelumnya. Masyarakat tidak akan mengalami kekurangan beras hingga Oktober.

“Persediaan beras kita yang ada sekrang aman hingga empat bulan ke depan terpenuhi. Artinya, masyarakat tidak akan mengalami kekurangan hingga Oktober nanti,” ujar Kepala Bulog Divre Sumbar, Ajun Ansol Siregar saat ditemui diruangan kerjanya, Rabu (1/6).

Sementara itu, Bulog mempercepat pendistribusian raskin ke daerah dengan memaksimalkan selama bulan ini untuk memenuhi kebutuhan lebaran yang cenderung meningkat. Disamping itu, untuk menghindari kenaikan harga beras.

Pendistribusian raskin yang sudah dilakukan sepanjang bulan Juni sudah mencapai 96 persen sekaligus penyaluran di bulan Juli dilakukan sejak bulan Juni.

“Alokasi bulan Juli yang sudah kita distribusikan di bulan Juni antara lain Padang Pariaman, Kota Pariaman dan Kota Padang. Hal ini kita lakukan karena mereka sudah melunasi pembayaran raskin bulan Juni,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pendistribusian raskin ke. Kabupaten Kepulauan Mentawai tengah dilakukan ke sejumlah kecamatan.  Pendistribusian ke kecamatan tidak bisa sekaligus dilakukan, karena jalur transportasi yang sulit.

Berdasarkan pertiimbangan geoigrafis daerah Mentawai yang berada di kepulauan, pendistribusian raskin ke daerah itu dilakukan sekali enam bulan.

“Kalau untuk pendistribusian di Mentawai ini, kita rapel sekali enam bulan, karena untuk pendistribusian kesana terkendala transportasi,” kata Ajun. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.