Sabtu, 16 Oktober 21

Buku “Diary 212” Tak Ada Hubungannya dengan Kasus Jonru

Buku “Diary 212” Tak Ada Hubungannya dengan Kasus Jonru
* Penulis buku "Diary 212" Nurbowo (Foto: kapoy/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Polisi telah menggeledah rumah tersangka kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru Ginting, di Jakarta Timur, pada Jumat (29/9/2017). Dalam penggeledahan itu salah satu barang bukti yang diambil dari rumah Jonru adalah buku dengan judul “Diary 212”.

Menanggapi hal itu, Penulis buku “Diary 212” Nurbowo mengaku, buku “Diary 212” ini hanya kebetulan Jonru sebagai pengecer buku “Diary 212”, ketika rumahnya digeledah, itu yang diambil oleh polisi.

“Jadi nga ada hubungannya, dan kata polisi nanti akan di kembalikan,” ujar Nurbowo kepada Obsessionnews.com di Jakarta, Kamis (5/10).

Dia menjelaskan, kalau dicermati kasus Jonru ini menjadi delik aduan, dengan barang bukti stetmen-stetmen Jonru di media social (facebook). Terutama stetmen yang satu dianggap menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kedua dianggap menghina Muanas Al Adid yang diplesetkan menjadi aidit tokoh PKI. “Nah dua itu yang kemudian dilaporkan oleh Aidid ke polisi,” kata Nurbowo.

diary 212

Seperti diketahui, Jonru ditahan polisi atas tuduhan melanggar Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sehubungan dengan sejumlah unggahan di media sosial.

Penetapan Jonru sebagai tersangka dilakukan setelah dia menjalani pemeriksaan sejak Kamis (28/09) sore hingga Jumat (29/09) dini hari WIB.

Jonru telah dilaporkan ke polisi sebanyak tiga kali. Laporan pertama disampaikan seorang warga bernama Muannas Al Aidid dengan tuduhan ujaran kebencian di media sosial.

Setelah dilaporkan Muannas, Jonru dilaporkan seorang warga bernama Muhamad Zakir Rasyidin dengan tuduhan pencemaran nama baik. Salah satunya adalah mencakup unggahan Jonru soal Presiden Joko Widodo.

Laporan ketiga dilayangkan Muannas karena Jonru dinilai tidak jera dengan unggahan-unggahan yang dilakukannya di Facebook. Dia diduga menyebut Muannas sebagai keluarga dari petinggi Partai Komunis Indonesia Dipa Nusantara Aidit. (Poy)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.