Rabu, 29 September 21

Budaya dan Pangan Lokal Menghilang, FIB Gelar Budaya Pangan

Budaya dan Pangan Lokal Menghilang, FIB Gelar Budaya Pangan

Bandung, Obsessionnews – Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Pajajaran (Unpad) Bandung  Yuyu Yohana Risagarniwa, M.Ed, PhD meminta mahasiswanya jangan jadi menara gading dan harus mampu mensosialisasikan makanan lokal Jabar. Hal itu diungkapkan Yuyu saat membuka acara “Gelar Budaya Pangan” di Kampus FIB Unpad, Jatinangor, Senin (30/11).

Ia mengatakan berbagai tradisi masyarakat Jawa Barat saat ini di ambang kepunahan akibat modernisasi masyarakatnya. Sehingga, ungkap Yuyu, FIB Unpad harus berupaya melestarikan kembali berbagai bentuk tradisi Sunda yang sasarannya ialah generasi muda. “Acara Gelar Budaya Pangan ini adalah salah satu upaya mengarah ke sana,” kata Yuyu.

Terkait kegiatan Gelar Budaya Pangan, Taufik Ampera, M.Hum., ketua pelaksana kegiatan mengatakan pangan menjadi tema kegiatan yang menjadi agenda tahunan FIB Unpad tersebut. Seharusnya pangan merupakan aspek kultur yang tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat Sunda.

Namun, tidak banyak yang tahu beragam tradisi Sunda terkait pangan. Kekayaan tradisi pangan Jawa Barat tersebut kemudian divisualisasikan melalui foto.

a-pangan1

Taufik menuturkan, dalam foto tersebut tidak hanya ditampilkan beragam jenis komoditas pangan Jawa Barat, tetapi juga mencakup flora fauna serta ragam bentuk perkakas terkait pangan.

Pihaknya juga memamerkan replika leuit (lumbung padi di Sunda), lisung (alat penumbuk padi), replika rumah Sunda, serta perkakas yang terbuat dari bambu. Selain itu, sekelompok mahasiswa prodi Sastra Sunda juga menampilkan berbagai kreasi sambal dan lalapan khas Sunda.

Pameran sambal dan lalapan ini merupakan tugas akhir mata kuliah Reka Bentuk Folklor di prodi Sastra Sunda. “Kreasi sambal dan lalapan ini mungkin bisa ditawarkan sebagai menu alternatif di rumah makan,” kata Taufik.

Selain pameran tersebut, Gelaran Budaya Pangan ini juga menggelar berbagai kegiatan kebudayaan, diantaranya karnaval budaya “hajat lembur”, Kursus Dasar Kebudayaan Sunda Angkatan XI dengan salah satu pematerinya ialah Prof. Ganjar Kurnia, DEA., serta gelaring buku terbitan Pusat Riset, PKM, dan Inovasi FIB Unpad. Adapun kegiatan ini terbuka untuk umum.

Pameran ini diikuti peserta dari PAUD Bunda Hajar, kelompok belajar Taman Ilmu, SLB A B C kecamatan Tanjungsari serta masyarakat umum di wilayah Jatinangor. Dalam gelaring buku terbitan FIB Unpad, pada tahun ini ada 9 buku yang diterbitkan oleh penerbit Sastra Unpad Press. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.