Minggu, 20 Oktober 19

BTN Bina 10.812 Petani di Purwakarta 

BTN Bina 10.812 Petani di Purwakarta 
* Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Maryono di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (26/4/2019). (Foto: BTN)

Purwakarta, Obsessionnews.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memiliki kepedulian yang tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Badan usaha milik negara (BUMN) ini melakukan pembinaan kepada 145 kelompok tani dengan anggota mencapai 10.812 petani di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, yang tersebar pada tiga kecamatan, yakni Pasawahan, Pondok Salam, dan Wanayasa.

 

Baca juga:

Laba BTN Tumbuh 5,6 Persen di Kuartal 1 2019

BTN Optimis Cetak Kredit Baru Sebesar Rp 6 Triliun

Bantu Pemerintah, BTN Didorong Naikkan Target Penyaluran KPR

 

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, pembinaan yang dilakukan perseroan di Purwakarta bekerja sama dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian dengan membangun Rice Milling Unit (Unit Penggilingan Padi/RMU).

Selain itu BTN juga ikut serta dalam mengembangkan pertanian organik terintegrasi, hingga pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani.

“Pengembangan di tiga wilayah tersebut tercatat telah memiliki dua RMU, yakni RMU Kecamatan Pasawahan dan RMU Kecamatan Kiarapedes. RMU Kecamatan Pasawahan tercatat telah beroperasi sejak Januari 2018 dengan kapasitas 0,75 ton perjam. RMU ini menampung gabah dari kecamatan Pasawahan dan dari luar Purwakarta sebanyak 43 ton,” tutur Maryono saat mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau RMU di Kiarapedes, Jumat (26/4/2019).

RMU di Kecamatan Kiarapedes tercatat memiliki kapasitas 1,5 ton per jam. RMU yang mulai beroperasi pada November 2018 ini telah menerima gabah dari Purwakarta dan sekitarnya. RMU ini pun mencatatkan hasil produksi sebesar 6-6,5 ton per hari.

“Kami bersyukur yang telah kita lakukan di sini telah membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Purwakarta,” ujar Maryono.

Selain RMU, BTN juga menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk mengembangkan pertanian organik terintegrasi yakni dimulai dari proses pratanam hingga pasca panen.

“Melalui sistem terintegrasi tersebut, kami juga bisa secara tepat sasaran menyalurkan KUR bagi para petani. Dengan begitu Bank BTN berharap para petani tidak lagi terlibat dengan para tengkulak dan berimbas pada kesejahteraan petani yang terjamin dan harga pangan yang terjaga,” paparnya.

Menurut Maryono, BTN telah menyalurkan 2.393 kartu tani dan diharapkan jumlah kartu tani dapat ditingkatkan, sehingga banyak masyarakat yang menikmati kemudahan dari apa yang sudah diberikan oleh pemerintah bagi kesejahteraan para petani.

“Perseroan akan terus meningkatkan penyaluran kartu tani sehingga semakin banyak petani yang bisa merasakan manfaat dari kartu tersebut,” paparnya.

Pilot Project

Sementara itu Menteri BUMN Rini M Soemarno mengungkapkan, pembangunan RMU merupakan bantuan Kementerian Pertanian yang diinisiasi atas kerja sama antar stakeholder yang dikoordinir pelaksanaannya oleh Bank BTN melalui Mitra BUMDes Bersama Waponsa yang turut terlibat melakukan koordinasi dalam project RMU di wilayah Jawa Barat, khususnya Purwakarta.

“Ini merupakan pilot project di mana kalau ini berhasil akan menjadi panduan untuk dilakukan di wilayah lainnya,” ujar Rini.

Ia menambahkan, BUMN melalui program BUMN Hadir Untuk Negeri telah banyak melakukan kegiatan positif bersama masyarakat di seluruh Indonesia.

Ini merupakan bakti BUMN untuk Indonesia. Di bidang pertanian misalnya, berbagai pembangunan dan pengembangan terus dilakukan terutama sebagai wujud upaya ikut menyejahterahkan petani.

“Berbagai upaya terkait dengan bidang pertanian seperti yang dilakukan di wilayah Jawa Barat, tidak hanya untuk menjawab dalam memenuhi kesejahteraan para petani, tapi juga untuk mendukung ketersediaan bahkan swasembada beras di Indonesia,” tegasnya.  (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.