Sabtu, 16 Oktober 21

BRI Raih BUMN SME’s Financing Bank Dalam Obsession Awards

BRI Raih BUMN SME’s Financing Bank Dalam Obsession Awards
* Dirut BRI Asmawi Syam (kedua dari kanan) menerima Best Enterprises Achievers untuk kategori BUMN SME’s Financing Bank.

Jakarta, Obsessionnews – Capaian positif PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selama 12 tahun mendapat apresiasi tinggi dari Obsession Media Group (OMG). Dalam gelaran Obsession Awards yang dilangsungkan di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (2/3/2016), BRI meraih Best Enterprises Achievers untuk kategori BUMN SME’s Financing Bank.

Penghargaan atas prestasi BRI itu diterima langsung Direktur Utama BRI Asmawi Syam yang hadir secara khusus dalam malam anugerah Obsession Awards.

Dari bank yang dulu identik sebagai bank wong cilik, BRI kini menjelma menjadi bank paling membanggakan milik negeri. Pertumbuhan kinerjanya konsisten dari tahun ke tahun. Dari sisi laba bersih, misalnya, dari Rp2,58 triliun (2003), sudah menembus Rp24 trilyun pada 2014. Dan di Triwulan IV 2015, capaian laba bersih BRI sudah menembus Rp25,2 triliun.

Ketika awal listing di pasar modal pada 2003, kapitalisasi BRI masih sebesar Rp 11,47 triliun. Selama 12 tahun kemudian, sudah menembus Rp 263,96 triliun, atau meroket 24 kali lipat. Harga per lembar saham pun naik dari Rp 875 menjadi Rp 10.570. Tak pelak lagi, bank yang tetap fokus pada penyaluran kredit UMKM ini, menjadi bank BUMN dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.

Melonjak kapitalisasi tentu dipengaruhi kinerja BRI yang selama ini kinclong. Khususnya dalam menjaga rasio kredit macet (NPL) selalu di bawah 2,5%, dan rasio kecukupan modal (CAR) di atas 20%.

Selama 12 tahun terakhir, perolehan laba bersih BRI tercatat konsisten meningkat dari tahun ke tahun. Masing-masing, 2003 (Rp2,5 triliun), 2004 (Rp3,6 triliun), 2005 (Rp3,8 triliun), 2006 (Rp4,2 triliun), 2007 (Rp4,8 triliun), 2008 (Rp5,9 trilun), 2009 (Rp7,3 triliun), 2010 (Rp11,0 triliun), 2011 (Rp15,0 trilun), 2012 (Rp18,5 triliun), 2013 (Rp21,0 trilun), 2014 (Rp24,0 trilun, dan pada tahun 2015 sudah menembus Rp25,2 trilun. (Fath/Men’s Obsession)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.