Minggu, 14 Agustus 22

BRI Akan Tindak Tegas Perusahaan Ritel yang Lakukan Penggesekan Ganda

BRI Akan Tindak Tegas Perusahaan Ritel yang Lakukan Penggesekan Ganda
* Ilustrasi transaksi nontunai BRI (Foto : kumparan.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) akan bertindak tegas kepada pelaku usaha ritel (merchant) yang tetap melakukan penggesekan ganda alat pembayaran nontunai (kartu kredit) milik konsumen. Bahkan, BRI akan mengancam untuk memutuskan kerja sama bagi pelaku usaha ritel yang melakukan itu.

“Kami akan tegur merchant yang tidak mengikuti anjuran Bank Indonesia, dan kami pastikan akan melakukan pencabutan kerja sama jika memang terbukti melanggar,” ujar Sekretaris Perusahaan BRI Hari Siaga Amijarso dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Pihaknya melarang adanya penggesekan ganda kartu kredit atau debit itu, karena sangat berbahaya bagi kerahasiaan data nasabah BRI, serta berpotensi digunakan untuk tindakan kejahatan.

Oleh sebab itu, BRI telah mengimbau, mengedukasi, dan menyosialisasikan kepada semua peritel untuk tidak menggesek ganda pada saat memproses pembayaran. Penggunaan kartu perbankan BRI hanya diperbolehkan di mesin perekam data elektronik (Electronic Data Capture/EDC) dan tidak diperbolehkan digesek di mesin kasir.

Jika nasabah menemukan permasalahan seperti itu yang dilakukan oleh perusahaan ritel, BRI menyarankan agar nasabah segera hubungi kontak layanan konsumen BRI 14017 /1500017. Selain imbauan tersebut, BRI juga mengaku telah memberitahukan langsung kepada nasabah melalui pesan elektronik (email) dan situs https://www.bri.co.id/, serta memberikan informasi melalui media sosial kepada nasabah.

Untuk sekedar diketahui, pengaturan mengenai penggesekan kartu nontunai telah tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemerosesan Transaksi Pembayaran. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.