Selasa, 6 Desember 22

BPN Umbar Layanan Pertanahan Berbasis Digital ke Masyarakat Sukabumi

BPN Umbar Layanan Pertanahan Berbasis Digital ke Masyarakat Sukabumi
* Kementerian ATR/BPN menggelar kegiatan sosialisasi program strategis bersama Komisi II DPR di Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: dok Pessy/ON)

Sukabumi, Obsessionnews.com — Dalam mewujudkan kantor modern dengan layanan elektronik serta instansi pertanahan dan tata ruang yang berstandar dunia, Kementerian ATR/BPN melakukan transformasi digital.

Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Pengembangan Teknologi Informasi Della Abdullah mengatakan dengan digitalisasi ini akan menimalisir sengketa tanah, mencegah praktik-praktik mafia tanah, tumpang tindih sertifikat, serta memotong jalur birokrasi yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

“Kementerian ATR/BPN dalam rangka menerapkan kegiatan transformasi digital secara masif selama tiga tahun ke depan akan terus membenahi peningkatan kualitas data pertanahan dan ruang termasuk sistem pelayanan dan aplikasi digital,” ujar Della Abdullah dalam acara sosialisasi program strategis Kementerian ATR/BPN di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (10/9/2021).

Acara juga dihadiri Anggota Komisi II DPR Muhammad Muraz, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati, Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Barat, dan Kepala Kantor Pertanahan Sukabumi.

Saat ini layanan pertanahan yang berbasis digital di Kementerian ATR/BPN antara lain Pengecekan Sertifikat Tanah, Hak Tanggungan Elektronik, Roya dan Informasi Zona Nilai Tanah.

“Sebentar lagi kami juga akan meluncurkan layanan Loketku, sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan pertanahan tanpa batas dan dapat diakses dari mana saja,” kata Della Abdullah.

Untuk mendukung kinerja dalam kegiatan pengolahan, mengakses, dan penyebaran serta pelestarian arsip, Kementerian ATR/BPN memanfaatkan teknologi dengan melakukan digitalisasi dokumen pertanahan sebagai bagian transformasi layanan berbasis online.

“Diharapkan pada periode tahun 2023 sampai 2024, dokumen/warkah manual sudah berubah dalam bentuk digital dan tervalidasi,” katanya.

Kementerian ATR/BPN juga akan mengembangkan sarana dan prasarana yang sudah ada, termasuk fasilitas data centre, maupun disaster recovery, mengimplementasikan advance teknologi digital terkait keamanan data.

Selain itu, ada aplikasi digital pertanahan modern, blockchain, big data, artificial inntelligence, 3D cadastre, human resouces development berkaitan dengan teknologi dan digitalisasi dan dukungan regulasi terkait transformasi digital. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.