Senin, 28 November 22

BPN DKI Jakarta Torehkan Pencapaian Target PTSL Melebihi Target

BPN DKI Jakarta Torehkan Pencapaian Target PTSL Melebihi Target
* Kanwil BPN DKI Jakarta menorehkan pencapaian luar biasa pada Program PTSL telah melewati target yang ditetapkan oleh pemerintah. (Foto: dok obsessionnews)

Obsessionnews.com – Kanwil BPN DKI Jakarta menorehkan pencapaian luar biasa pada program nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Secara umum di wilayah DKI Jakarta telah melewati target yang ditetapkan pemerintah.

Sebagaimana diketahui bahwa target pemerintah, agar seluruh tanah di Indonesia telah terdaftar hingga 2025. “Target di DKI Jakarta sekitar 1,8 juta bidang. Dari target tersebut kita sudah selesaikan di tahun 2019. Dan di tahun 2022 sekarang kita sudah daftarkan sebanyak 2,050 juta bidang,” ucap Budi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/10/22).

Namun, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) DKI Jakarta Dwi Budi Martono mengakui masih banyak tanah di wilayah Jakarta yang bermasalah. Oleh karena itu, tanah yang bermasalah tersebut, belum dapat diterbitkan sertifikatnya.

“Mungkin per hari ini Kanwil BPN DKI Jakarta paling banyak melakukan pembatalan sertifikat yang bermasalah” ujar Budi.

Namun, Ia berkeyakinan bahwa pihaknya akan bekerja keras untuk bisa menyelesaikannya. “Masih banyak tanah belum bisa didaftarkan, hal ini dikarenakan ada kekurangan berkas, ada yang klaim dari pihak lain,” kata Budi.

Selain itu, Kakanwil BPN DKI Jakarta juga berkomitmen memerangi mafia tanah di wilayahnya. Salah satu upaya pencegahannya, yaitu dengan mendorong Pusdatin Kementerian ATR/BPN agar menambah fiture notifikasi di aplikasi Sentuh Tanahku.

“Usulan kita tentang penambahan fiture notifikasi di aplikasi Sentuh Tanahku sudah terwujud. Jadi kalau ada transaksi baik pengecekan sertifkat, balik nama di sentuh tanahku di akan ada notifikasi,” terang Budi.

Budi mengatakan, modus-modus mafia tanah di wilayah DKI Jakarta beragam. Di antaranya mafia itu mengaku-ngaku sebagai pemilik tanah lalu membuat akta jual beli (AJB) ke Notaris.

Ia berharap dengan teknologi Sentuh Tanahku dengan notifikasi tanah seseorang beralih maka yang punya tanah bisa memblokir melalui Sentuh Tanahku. “Mudahan dengan adanya teknologi di Sentuh Tanahku praktik mafia tanah bisa terurai,” pungkas Budi.

Kakanwil BPN DKI Jakarta Dwi Budi Martono berharap seluruh Kantor BPN di wilayah DKI Jakarta tahun 2023 mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Saat ini Kantor BPN di DKI Jakarta yang sudah mendapatkan WKB yaitu Kantah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

“Tahun 2022 ini kita targetkan 3 satker yaitu Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan kalau Kantah Jakarta Selatan belum karena fasilitas gedung sekarang masih belum memadai. Mudah-mudahan tahun 2023 predikat WBK bisa terwujud,” ujarnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.