Rabu, 8 Februari 23

BPJPH Siap Tindaklanjuti Perintah Wapres Soal One Stop Service Halal

BPJPH Siap Tindaklanjuti Perintah Wapres Soal One Stop Service Halal
* Alur permohonan surat keterangan kawasan industri halal. (Foto: Kemenag)

Jakarta, obsessionnews.com – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin meminta pencatatan produk-produk halal untuk barang buatan dalam negeri dipercepat melalui layanan one stop service di kawasan industri halal. Wapres yakin dengan pembenahan menyeluruh, Indonesia akan menempati posisi pertama dalam perdagangan produk halal.

 

Baca juga:

Tingkatkan Hubungan Dagang, RI-Chile Tandatangani MoU Jaminan Produk Halal

Wapres: Kita Ingin Produk Halal Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

 

Laporan Global Islamic Ecnomy 2020 mencatat produk makanan dan minuman halal Indonesia masih menempati posisi keempat. Untuk itu Ma’ruf memerintahkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berkoordinasi.

Plt Kepala BPJPH Mastuki mengaku siap menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan para pihak terkait soal one stop service halal itu.

“Kami akan proaktif berkordinasi dengan kementerian dan lembaga teknis, LPH, LPPOM MUI, instansi dan asosiasi usaha atau dunia insdustri,” tegas Mastuki di Jakarta dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/3/2021).

Ia menjelaskan, BPJPH selama ini aktif dalam rapat-rapat kordinasi dengan Kementerian Perindustrian untuk menilai  proposal Kawasan Industri Halal (KIH) di beberapa wilayah. BPJPH juga terus menyiapkan kelayakan kawasan untuk menerapkan kriteria halal.

“Kami sudah membentuk tim atau PIC untuk memudahkan tindak lanjut penyiapan KIH. Kami juga terus memperbaiki mekanisme pencatatan sertifikasi halal melalui sistem informasi yang terintegrasi,” tandasnya. (Kemenag/red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.