Kamis, 2 Desember 21

BPBD Jateng Siaga Darurat Banjir Awal Oktober

BPBD Jateng Siaga Darurat Banjir Awal Oktober

Semarang, Obsessionnews – Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah akan memberlakukan siaga darurat banjir dan tanah longsor per Oktober 2016. Puncak siklus diperkirakan terjadi pada Januari-Februari 2017.

Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana menjelaskan, selain karena puncak musim hujan berada di awal tahun, penetapan darurat longsor dan banjir juga disebabkan banyaknya tanggul kritis.

“Karena hampir di semua kabupaten/kota di Jawa Tengah terdapat titik rawan longsor. Jumlahnya 29 sampai 31 titik daerah,” jelasnya, Senin (26/9/2016).

Di Banjarnegara saja, lanjut Sarwa ada 18 Kecamatan berpotensi bencana longsor susulan. Data terakhir dari Badan SAR Semarang menyebutkan, sempat terjadi dua bencana longsor yang memakan korban di kawasan tersebut.

Sekolah di Smg terendam banjir

Bencana pertama terjadi Minggu (25/9/2016) kemarin. Longsor membuat rumah warga atas nama Sugianto, di Desa Sidengok, Pejawaran, Banjarnegara rusak parah. Longsor juga mengakibatkan anak Sugianto, Nurhaidin tewas dan delapan warga lainnya terluka.

Sedangkan longsor kedua menimbun rumah milik Ali Mundasir, warga RT 02/II Desa Sirukem, Kecamatan Kalibening Banjarnegara dan menyebabkan 3 orang luka-luka.

“Ini cuaca memang sudah mulai hujan. Praktis tahun ini kita nyatakan tidak ada bencana kekeringan karena kita fokuskan dulu ke longsor dan banjir. Apalagi, di tiap titik selalu ada rawan longsor,” terangnya.

Pihaknya menambahkan seluruh pemerintah Kabupaten/Kota se-Jateng telah menyediakan dana perbaikan pasca bencana antara Rp 3 sampai 5 miliar per daerah. (ifg)

banjir di smg-

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.