Minggu, 25 September 22

BNPB Sewa Dua Halikopter untuk Penanganan Bencana

BNPB Sewa Dua Halikopter untuk Penanganan Bencana
* Salah satu jenis halikopter yang disewa BNPB (Foto : Humas BNPB)

Jakarta,  Obsessionnews – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespon cepat berbagai bencana di Indonesia. Untuk mendukung penanganan bencana seperti evakuasi atau distribusi logistik di wilayah bencana, BNPB menyewa dua helikopter berjenis Chinook dan Black Hawk buatan Amerika Serikat.

Raditya Jati sebagai Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan dua halikopter tersebut akan digunakan untuk mendukung penanganan bencana seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), distribusi logistik dan sebagainya. Dalam konteks karhutla, heli Chinook dengan kode CH-47D dapat mengoptimalkan operasi udara water-bombing karena kapasitasnya mencapai 10.000 liter.

“Muatan heli jumbo ini, Chinook, juga mampu membawa 1 unit mobil PCR Lab covid-19 dan 1 unit mobil ambulans,” ujar Raditya di Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Helikopter yang didesain multiguna ini dapat mendukung operasi pengiriman logistik ke wilayah terdampak bencana. Ruang interior badan helikopter yang luas dapat membawa sekelompok warga saat evakuasi maupun mendukung operasi pencarian dan pertolongan atau SAR.

Saat ini BNPB sedang melakukan uji coba selama satu bulan untuk penggunaan helikopter Chinook yang akan dioperasikan di enam provinsi prioritas mengalami karhutla. Selain itu, helikopter akan dioptimalkan untuk memberikan pelayanan laboratorium udara covid-19 untuk daerah kepulauan yang selama ini sulit dijangkau .

“Dalam upaya penanganan darurat, BNPB dapat memanfaatkan helikopter Chinook ini. Setelah selesai melakukan uji coba untuk berbagai operasi penanganan darurat, pemanfaatannya akan dievaluasi,” sambungnya.

Sementara itu untuk helikopter jenis Sikorsky UH-60 Black Hawk merupakan armada udara serba guna. Helikopter dengan mesin ganda dapat mengangkut 11 personel atau 6 tandu. Helikopter jenis ini akan digunakan untuk mendukung operasi pengeboman air untuk karhutla. Kedua jenis armada tersebut melengkapi armada yang selalu digunakan, khususnya operasi karhutla, yakni helikopter jenis Kamov dan Mi-8.

“Kapasitas kedua helikopter ini lebih sedikit dibandingkan kemampuan Chinook, sekitar 4.000 liter,” pungkasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.