Sabtu, 4 Februari 23

BNNP Tes Urine, 40 Anggota DPRD ‘Tugas Luar Kota’

BNNP Tes Urine, 40 Anggota DPRD ‘Tugas Luar Kota’
* Salah seorang anggota DPRD Jateng mengambil toples untuk tes urine.

Semarang, Obsessionnews – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah (Jateng) menggelar tes urine kepada seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng di lantai 4 gedung Berlian, Kamis (24/3/2016). Sebanyak 96 anggota dewan diperiksa satu persatu guna kemungkinan adanya pengguna narkoba.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Amrin Remico, mengatakan, tes ini sebagai bentuk konsistensi BNNP Jateng terhadap pemberantasan narkoba. “Ini menunjukkan kepada masyarakat, bahwa tidak ada pengecualian. Bebas dan stop narkoba,” ujarnya, Kamis (24/3/2016).

Selain itu, pihaknya sengaja melakukan tes kepada DRPD dengan alasan kelanjutan dari TOT KPK terhadap 17 kepala daerah yang baru dilantik. “Momen ini saya lengkapi dengan kegiatan tes urine. Saya berfikir saya memulainya, saya mulai dari dewan provinsi,” papar dia.

Namun, patut disayangkan, dari jumlah seluruh peserta tes, 40 orang ternyata tidak hadir dengan alasan sedang tugas keluar kota. Sedianya, hanya 58 orang yang mengikuti tes urine tersebut.

“Nanti senin akan ada tes urin lagi. Untuk pegawai DPRD Jateng dan termasuk anggota dewan sisanya,” tegas dia.

Sementara Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi mengatakan dari 100 orang anggota DPRD, hanya 4 orang dewan yang benar-benar tidak bisa mengikuti tes urine.

“Empat orang itu sedang mengikuti TOT. Itu yang 3 anggota baru harus PAW dulu. Sedangkan yang satu berhalangan karena sakit. Yang satu lagi dulu ada yang meninggal. Jadi total ada 99 orang,” kata dia.

Rukma menambahkan, acara tes urin diakuinya sangat bagus mengingat DPRD Jateng turut serta mendorong pemberantasan narkoba.

“Karena kita mengerti betapa bahaya narkoba terhadap generasi muda. Itu harus kita perangi bersama,” tandasnya. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.