Senin, 20 September 21

BNNP Jatim Musnahkan Sabu Senilai Rp3 Miliar

BNNP Jatim Musnahkan Sabu Senilai Rp3 Miliar
* Petugas BNNP Jatim saat menunjukkan Sabu seberat lebih 1 kilogram. (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

Surabaya, Obsessionnews – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur musnahkan barang bukti sabu-sabu seberat 2,3 kg atau senilai Rp3 miliar, Senin (18/5/2015).

Barang bukti tersebut diperoleh dari Bajoe Soetjahjo (47) yang ditangkap di Perumahan Pondok Citra Eksekutif Blol B No.10 Rungkut Surabaya, Kamis (30/4/2015). Serta menangkap Dian Septita Kusumawardhani (38) di areal parkir stasiun Pasar Turi Surabaya, Senin (4/5/2015) dan Acmad Yunus (39) di gapura Gang 1 Jl. Kedurus Sawah Gede, Surabaya, Selasa (5/5/2015).

Bajoe Soetjahjo adalah bandar narkoba yang beroperasi di wilayah Surabaya dan sekitarnya yang dikabarkan bisa menjual satu kilogram setiap bulannya. Sedangkan Dian Septita Kusumawardhani dan Acmad Yunus adalah kurir sabu yang berhasil ditangkap ketika akan mengantar pesanan sabu.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Bagijo Hadi Kurnijanto mengatakan, ketiga orang tersebut kini sudah berstatus tersangka dan sabu-sabu yang dimusnahkan tersebut adalah kualitas premium.

Barang bukti narkotika yang dimusnakan adalah sabu-sabu sebarat 1.744,48 gram. Sedangkan, sabu seberat 562 gram milik Dian Septita dan Acmad Yunus turut dimusnahkan.

Sabu -2

Menurutnya, barang bukti tersebut merupakan hasil dari rangkaian kegiatan penyelidikan yang dilakukan BNNP Jawa Timur selama dua minggu terakhir.

“Sabu-sabu yang dimusnakan diduga akan dimasukkan ke dalam Lapas oleh para tersangka,” jelas Bagijo kepada wartawan disela pemusnahan barang bukti sabu di kantor BNNP Jatim Jl. Ngagel Madya V No.22, Surabaya, (18/5/2015).

Ditambahkan, barang bukti tersebut berhasil disita dari tangan para pengedar yang mengaku akan memasukkan barang tersebut ke dalam Lapas Madiun dan Lapas Madura, sedangkan barang haram tersebut berasal dari Jakarta.

BNNP Jatim bersama Polda Jatim saat ini terus menyelidiki bandar besar yang mengendalikan bisnis haram tersebut yang diduga berada di dalam lapas.‎ (GA Semeru)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.