Kamis, 29 September 22

Inilah Beda ‘Pengguna’ dan ‘Para penyalahguna’ Narkotika

Inilah Beda ‘Pengguna’ dan ‘Para penyalahguna’ Narkotika

Jakarta, Obsessionnews Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Drs. Deddy Fauzi Elhakim mengatakan, jangan kita tersesat informasi dengan kata ‘Pengguna’ dengan ‘Para penyalah guna’. Sebab, arti dari ‘Pengguna’ itu adalah lembaga yang meneliti tentang Narkotika, sedangkan ‘Para penyalahgunaan’ ialah bandar yang mengedarkan Narkotika ke korban-korban pecandu narkotika.

“Para penyalahguna adalah bandar pengedar Narkotika, kalau pengguna itu ialah lembaga Kesehatan dan Apotek,” ujar Deddy dalam forum Executive Leaders Talk (ELT) bertema “Pulau Penjara Rehabilitasi Narkoba, Perlukah?” yang digelar Obsession Media Group (OMG) selaku penerbit majalah Men’s Obsession, majalah Women’s Obsession & situs berita Obsessionnews.com di Kantor OMG Jl. Kedondong 161, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2015). (Baca: Anggaran BNN Timpang dengan Omset Peredaran Narkoba)

El-Hakim Deputi BNN-

Menurut Deddy, Narkotika tidak berbahaya kalau tidak disalahgunakan. Karena, sebagian besar para penyalahgunaan Narkotika itu di jebak oleh para bandar Narkotika. “Korban para penyalahguna Narkotika dan pecandu narkotika dijebak oleh bandar,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Deddy, untuk para korban dan pecandu narkotika wajib direhabilitasi.

Nara Sumber yang bertindak sebagai pembicara adalah Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim, Direktur Bina Narapidana dan Pelayanan Tahanan Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Imam Suyudi, Komisioner Komnas HAM Imdadun Rahmat, Anggota Komisi III DPR RI Nasir Jamil, Dewan Pendiri Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) dan Mantan Jaksa Agung RI Abdul Rahman Saleh, Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) Usamah Hisyam, dan Founder & Presiden Direktur FAN Campus (Lembaga Rehabilitasi Narkoba) Inti N Subagio. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.