Minggu, 17 Oktober 21

BMKG Tak Pernah Keluarkan Pernyataan Meletusnya Gunung Agung

BMKG Tak Pernah Keluarkan Pernyataan Meletusnya Gunung Agung
* Gunung Agung (foto : youtube.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Beredarnya kabar tentang meletusnya Gunung Agung yang diperkirakan pada Minggu (24/9/2017) lalu sangat merugikan berbagai pihak, termasuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya yang dikabarkan telah mengeluarkan pernyataan melalui media sosial terkait meletusnya Gunung api tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Stasiun BMKG Juanda Surabaya Agus Wahyu Raharjo membantah bahwa pihaknya telah mengeluarkan pernyataan terkait besaran dan waktu letusan Gunung Agung, seperti apa yang tersebar di media sosial.

Berita bantahan BMKG tentang Gunung Agung tersebut menjadi trending topic di mesin pencari google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trands wilayah Indonesia pada Senin (25/9) pukul 16;00 WIB berita ini dicari lebih dari 5.000 kali.

Menurut Agus, bukan wewenang BMKG Juanda Surabaya untuk mengeluarkan pernyataan terkait besaran dan waktu letusan Gunung Agung.

“BMKG Juanda tidak pernah mengeluarkan informasi tentang waktu dan besar letusan Gunung Agung di Bali serta gunung api lainnya. Karena hal tersebut bukan menjadi tugas dan kewenangan BMKG Juanda Surabaya,” kata Agus dalam keterangan resminya.

Tugas BMKG Juanda Surabaya hanya memberikan informasi tentang sebaran abu vulkanis yang dikeluarkan dari Gunung Agung. Itu pun, hanya yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan di Bandara Juanda Surabaya. “Segala informasi yang dikeluarkan BMKG Juanda Surabaya akan disampaikan secara resmi dan disampaikan kepada para pemangku kepentingan terkait,” kata Agus.

Untuk sekedar diketahui, beredar kabar melalui media sosial tentang prediksi letusan Gunung Agung, Bali. Kabar tersebut menyebutkan debu vulkanis tebal diperkirakan mengarah ke Surabaya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.