Minggu, 17 Oktober 21

Blunder Tak Terlupakan Bayern Munich

Blunder Tak Terlupakan Bayern Munich
* Juventus 2-2 Bayern Munich. (bbc.co.uk)

Munchen – Ada PR besar menggelayuti Pep Guardiola di periode terakhirnya bersama Bayern Munich, merujuk pada dua penampilan melawan Juventus di 16 besar Liga Champions.

Di leg pertama, Bayern sempat memimpin 2-0 di Juventus Arena, sebelum kemudian dihantam dengan dua gol kejutan untuk memaksakan hasil imbang 2-2.

Dan Kamis (17/3) dini hari tadi, kejutan Juventus berlanjut dengan keunggulan 2-0 hingga menit ke-60. Tak sedikit yang kemudian mengira Bayern bakal kehilangan jatah mereka bermain di delapan besar. Namun mereka masih bisa memaksakan dua gol di waktu normal, dan dua gol lain di babak perpanjangan waktu untuk bisa lolos.

Dari dua laga itu, sudah jelas masalah utama yang dihadapi Bayern dan harus dicarikan segera solusinya oleh Guardiola, yakni kesalahan individual, yang berujung pada kesalahan kolektif lini per lini sekuat Bayern.

Berkaca pada gol Pogba dini hari tadi, dengan David Alaba, Joshua Kimmich dan Manuel Neuer yang membuat blunder kolektif tersebut. Belum lagi kesalahan berikutnya dengan kegagalan membendung pergerakan Alvaro Morata oleh Alaba, Medhi Benatia dan Kimmich untuk Juan Cuadrado kemudian bisa mencetak gol.

“Mereka semua melakukannya dengan salah,” begitu legenda Bayern Franz Beckenbauer menganalisis performa tim Jerman tersebut di jeda pertandingan.

Analisis tersebut diamini oleh Neuer seusai laga, dengan menyatakan: “Kami memberikan hadiah kepada lawan kami. Hanya setelah itu Anda semua bisa menyaksikan permainan seperti apa yang kami mainkan.”

Tapi jika bendera offside tak diangkat sebelum Morata mencetak gol, ceritanya bisa lain buat Bayern.

Ya, pada akhirnya Bayern selamat. Keputusan Guardiola melakukan sejumlah perubahan berimbas pada hasil yang positif.

Namun, untuk menegaskan bahwa Bayern merupakan kandidat kuat juara Liga Champions musim ini, sepertinya keyakinan tersebut harus direvisi, terutama setelah melihat kesalahan mendasar yang dilakukan tim besutan Pep Guardiola itu. Kesalahan-kesalahan semacam ini tak boleh terus-terusan terjadi.

Biasanya, setiap tim harus membayar mahal atas kesalahan yang dibuat. Bayern nyaris melakukannya. Tapi harus diakui, Bayern bukan tim yang biasa-biasa saja. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.