Sabtu, 27 November 21

Blue Card From Me, Pameran Lukisan Abstrak dari FX Jeffrey Sumampaow

Blue Card From Me, Pameran Lukisan Abstrak dari FX Jeffrey Sumampaow

Jakarta, Obsessionnews – Sebuah pesan tidak hanya dituangkan dalam kata-kata, namun juga bisa dituangkan dalam sebuah kertas putih lalu digambarkan menjadi sebuah pesan. Seperti lukisan “Blue Card From Me” karya FX Jeffrey Sumampouw yang isinya merupakan perenungan tentang kemanusiaan.

Pada pamerannya yang ke-14 di Balai Budaya, Jakarta, Selasa (14/6/2016). Kali ini Jeffrey menamai pamerannya dengan “Blue Card From me” yang mengartikan nama tersebut adalah sebuah pesan. Pesan tentang cinta kasih yang seringkali salah ditafsirkan sehingga melahirkan luka dan kesedihan. Pesan tentang kemanusiaan, tentang berbagi terang dan kegelapan, berbagi bumi dan udara, berbagi pendapat dan pemikiran, berbagi penghormatan dan setiakawanan.

Selama jangka waktu setahun (2015-2016) akhirnya Jeffrey menyelesaikan lebih dari 100 lukisan dengan 88 tema menggunakan media paper.

“Saya melukis dengan hati dan perenungan sesuai apa yang terjadi dalam lingkungan saya. Karena saya belajar untuk lebih baik dari kemarin jadi saya rasa pameran saya kali ini adalah yang paling baik. Dan kerja hari ini merupakan latihan untuk hari esok,” paparnya kepada Obsessionnews.com, Selasa (14/6/2016).

Pameran Tunggal 3

Ada bagian unik dari seluruh karya lukisan yang ditampilkannya yaitu berjudul “AS Time Goes By” yang merupakan lukisan dengan media karton atau kardus bekas. Biasanya media karton atau kardus yang tidak terpakai sering kali dianggap sampah, namun tidak untuk seorang Jeffrey.

“Sebuah karton atau kardus bekas tidak akan bernilai jika tidak memiliki nilai atau sebuah pesan, tetapi jika saya melukiskan diatas karton tersebut pasti menjadi berharga dan akhirnya enggan untuk dibuang,” katanya.

Dalam lukisan yang ditampilkannya masing-masing tekstur permukaan kertas mengisyaratkan tentang peringkat daya serap yang identik dengan kapasitas efek citraan yang ditampakkan sebagai hasil persenyawaan bahan yang menyentuhnya.

Jenis kertas memiliki hubungan matrikal dengan bahan material partnernya. Kertas tersebut akan lebih ideal misalnya dengan pensil, carcoal, arang, tinta china, pensil warna, cat air, cat poster, acrylic, mix medium maupun kolase.

Lukisan Abstrak dengan media karton atau kardus bekas by Jeffrey Sumampaow
Lukisan Abstrak dengan media karton atau kardus bekas by Jeffrey Sumampaow

Lukisan Jeffrey pun dijual mulai dari harga dua juta hingga 15 juta rupiah, menurutnya hasil lukisannya merupakan multi persepsi, karena penilaian beragam bagi yang melihat dan merasakannya. Lukisan-lukisan tersebut juga di beri nama yang beragam seperti Project Blue, Tasiguju, Ente Jual Ane Beli (Betawi Punye Cerite), Simple Deal, Expulsion On Christmas Day, Should Not To Difficult To do, Orationibus Meis, What Must Be Doubtful, All Become Wonderful, Palanteng, Cresccendo dan lainnya.

Jeffrey menganggap Abstrak adalah sebuah penalaran dari realita dalam proses penciptaan, entah sengaja atau tidak sengaja. Tanggung jawab estetika tidak lagi se mata-mata pada persoalan tampilan, tetapi gagasan yang terkandung di dalamnya, yang dapat diterima, meskipun bagi sebagian orang terlalu sulit dimengerti. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.