Senin, 3 Oktober 22

BIN Bentuk Satgas Damai di Papua

BIN Bentuk Satgas Damai di Papua

Jakarta, Obsessionnews – Badan Intelijen Negara (BIN) tengah mengadakan rapat tertutup dengan Komisi I DPR RI guna membahas masalah anggaran. Kepala BIN Sutiyoso mengatakan, rapat tersebut juga akan membahas mengenai penanganan gerakan separatisme di Papua.

Menurutnya, separatisme harus diselesaikan secara serius, dengan jalan damai. Untuk itu, BIN akan segera membentuk Satgas khusus untuk menangani menguatnya gerakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang semakin hari semakin mengancam keutuhan NKRI.

‎”Di sini jelas menurut saya penanganan sparatis itu tangani dengan serius. Saya kira kita mengedepankan penyelesaian damai. Oleh karena itu saya membentuk ang namanya satgas Papua,” ujarnya di DPR, Senin (28/9/2015).

Sutiyoso mengatakan, munculnya gerakan separatisme disebabkan, karena kesejahteraan dan ketimpangan pembangunan di daerah-daerah di luar Pulau Jawa. Karenanya, ia juga meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan persoalan tersebut.

‎”Kita tingkatkan juga anggota beberapa Kopasus dan ujung-ujungnya juga kita harus memberikan prioritas dalam masalah kesejahteraan. Kita sarankan kepada pemerintah,” tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu, menuturkan gerakan separatisme di Indonesia berkembang semakin banyak, meski mereka adalah kelompok kecil, tapi tetap membahayakan, lantaran keberadaannya dilengkapi dengan senjata api lengkap.

“Menurut pandangan saya, walaupun berpakaian sipil mereka bersenjata membunuh siapa saja. Jadi kalau terjadi baku tembak dengan aparat hingga menimbulkan korban itu sebuah resiko,” tuturnya.

Ia berharap, dalam rapat kali ini, ada kesepakatan dengan Komisi I untuk penambahan anggaran BIN yang ditaksir mencapai Rp 2,5 triliun. Dana tersebut nanti akan diperuntukkan sebagai biaya operasional. “Karena BIN akan banyak sekali melakukan operasi dan tentunya membutuhkan dana. Dan itu akan diperjuangkan oleh Komisi I. Saya kira dengan dana itu, cukup memberikan ruang bagi kita,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.