Kamis, 4 Maret 21

Bila Kita Diam terhadap Kemungkaran

Bila Kita Diam terhadap Kemungkaran
* Ilustrasi diam. (Foto: Ist)

Orang yang diam saat kemungkaran itu terjadi, dia sebut setan akros atau setan bisu.

إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَأَوُوا الْمُنْكَرَ فَلَمْ يُنْكِرُوْهُ أَوْشَكَ أَنْ يَعُمَّهُمُ اللهُ بِعِقَابِهِ

“Sesungguhnya manusia itu bila melihat kemungkaran tapi tidak mengingkarinya, maka dikhawatirkan Allah akan menimpakan siksa-Nya yang juga menimpa mereka.”
[HR. Abu Dawud No. 4338, At-Tirmidzi No. 3057, dan Ibnu Majah  No. 4005]

Rasulullah SAW, Bersabda :
“Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya, jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.”
(HR. Muslim No. 49)

Rasulullah SAW. bersabda :
“Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, hendaknya kalian betul-betul melaksanakan “amar ma’ruf nahi mungkar” atau (jika kalian tidak melaksanakan hal itu) maka sungguh Allah akan mengirim kepada kalian siksa dari-Nya kemudian kalian berdoa kepada-Nya (agar supaya dihindarkan dari siksa tersebut) akan tetapi Allah Azza wa Jalla tidak mengabulkan do’a kalian.”
[HR Ahmad dan at-Tirmidzi]

Dari hadist di atas dapat kita simpulkan bahwa kita sebagai muslim tidak boleh diam dan berpangku tangan atas kemungkaran yang terjadi di sekitar kita.

Apabila yang benar diam, maka yang salah akan merasa dialah yang benar.  Sehingga akan menjadi-jadi kezalimannya jika semua diam..

Orang yang diam saat kemungkaran itu terjadi, dia sebut setan akros atau setan bisu. Lawan kemungkaran dengan kekuasanmu, jika tak bisa lawan dengan tanganmu, lawan dengan tenagamu. Diamnya terhadap kemungkaran adalah selemah-lemahnya iman.

Kelak kita akan mati, dan semua perbuatan kita akan diminta pertanggung jawabannya di hadapan Allah SWT. Apa yang akan kau katakan kepada Allah saat kau ditanya bagaimana dulu kau membela agama Allah? Dengan apa kau membela agama Allah?
Semua akan ada hisabnya.

Semoga kita semua termasuk kedalam golongan yang membela agama Allah SWT. (Red).

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.