Sabtu, 14 Desember 19

Bikin Kecanduan, Belanja Online Bisa Mempengaruhi Kinerja Otak, Termasuk Gangguan Mental

Bikin Kecanduan, Belanja Online Bisa Mempengaruhi Kinerja Otak, Termasuk Gangguan Mental
* Ilustrasi belanja online. (Gizmologi)

Jakarta, Obsessionews.com – Di era perkembangan teknologi yang semakin canggih, nyatanya telah banyak membantu semua orang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Termasuk kemudahan orang untuk belanja, meski masih banyak orang yang belanja dengan datang langsung ke pasar atau toko, tapi masyarakat kini juga banyak yang belanja dengan sistem online.

Sama seperti belanja pada umumnya, taukah bahwa belanja online pun juga bisa membuat orang kecanduan. Bahkan ada beberapa orang yang tidak bisa menghentikan diri mereka sendiri dari kebiasaan belanja online. Tak sedikit juga orang yang kecanduan berbalanja hingga lupa diri.

Tak banyak yang tahu ternyata kecanduan belanja online bisa mempengaruhi kinerja otak seseorang. Sebuah penelitian yang diterbitkan PloS One mengungkapkan bahwa belanja online mengancam kesehatan otak seperti mengurangi fokus dan kesigapan seseorang, dilansir dari Pyschology Today, Minggu (17/11/2019).

Belanja Online Mempengaruhi Kinerja Otak

Penelitian tersebut menunjukkan pengaruh belanja online terkait dengan lebih banyak gangguan, waktu reaksi yang lebih lambat, dan konsentrasi yang lebih buruk. Pertama, para peneliti mengukur dan membandingkan waktu reaksi orang sebelum dan sesudah tiga kegiatan berbeda seperti belanja online, membaca majalah, dan beristirahat.

Satu-satunya kelompok yang waktu reaksinya melambat adalah kelompok belanja online. Kedua, para peneliti memeriksa aktivitas di otak menggunakan electroencephalogram (EEG) dan event-related potensial (ERPs), cara ini digunakan untuk mendeteksi gelombang otak dan aktivitas saraf selama pemrosesan informasi.

Peneliti menemukan lagi bahwa belanja online menyebabkan sinyal otak terkait dengan kurang konsentrasi dan fokus dibandingkan dengan orang yang membaca majalah atau beristirahat. Peneliti juga menambah studi yang menunjukkan bahwa menggunakan Internet dapat mengakibatkan pemrosesan informasi di otak menjadi lambat dan kurang efisien.

Termasuk Gangguan Mental

Kecanduan belanja juga dapat disebut sebagai compulsive buying disorder (CBD) atau gangguan belanja kompulsif yang dapat diartikan sebagai hasrat tidak tertahankan untuk membeli barang secara berlebihan, yang dapat mendatangkan pengaruh negatif dalam keluarga dan keuangan.

Kecanduan ini sering dikaitkan dengan kecemasan, depresi, dan berbagai emosi negatif. Selain itu, kecanduan belanja juga dapat menyebabkan beragam masalah, termasuk dalam hubungan rumah tangga serta kondisi finansial.

Para peneliti menjelaskan CBD bisa membuat keinginan untuk membeli barang-barang dan puas saat menghabiskan uang. Tapi, ini juga bisa membuat gangguan dalam pengendalian diri, tekanan ekstrem, masalah kejiwaan lainnya, kesulitan hubungan, serta kekacauan fisik dan utang.

Jadi jangan biarkan kebiasaan belanja yang seharusnya menyenangkan, menjadi kecanduan belanja yang berisiko. Semua pengeluarkan untuk belanja kebutuhan harus diperhitungkan dengan matang. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.