Minggu, 25 Agustus 19

Bikin Gaduh, Dokter Ani Hasibuan Dipanggil Polisi

Bikin Gaduh, Dokter Ani Hasibuan Dipanggil Polisi
* Dokter Ani Hasibuan. (Foto: Twitter Anihasibuan)

Jakarta, Obsessionnews.com – Ucapan dokter Ani Hasibuan yang mengungkapkan ada indikasi tak wajar dalam kematian ratusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) membuat masyarakat cemas dan semakin gaduh. Terkait hal itu polisi memanggil dr Ani untuk dimintai keterangannya.

 

Baca juga:

Forum Cibodas Prihatin Banyak Petugas KPPS Wafat Saat Pemilu 2019

Petugas KPPS yang Meninggal Dunia Bertambah

Kerja 24 Jam Lebih, Petugas KPPS Dibayar Kurang dari Rp500 Ribu

 

“Ya, benar, yang bersangkutan kita panggil untuk dimintai keterangan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Argo mengkonfirmasi surat pemanggilan untuk Robiah Khairani Hasibuan atau dikenal dengan nama dr Ani Hasibuan. Surat panggilan itu bernomor S.Pgl/1158/V/RES.2.5./2019/Dit Reskrimsus.

Ani Hasibuan diminta hadir di Markas Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, pada Jumat, 17 Mei 2019, pukul 10.00 WIB. Ani akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Perkaranya adalah dugaan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat atas hasil anaslis dia atas kematian KPPS

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 35 jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 ayat (1) jo Pasal 56 KUHP yang terjadi tanggal 12 Mei 2019 di Jakarta,” demikian bunyi surat panggilan yang diteken penyidik Polda Metro Jaya pada 15 Mei 2019. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.