Senin, 10 Agustus 20

Biaya Utama Pembangunan Infrastruktur Berasal dari Pajak

Biaya Utama Pembangunan Infrastruktur Berasal dari Pajak
* Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anita Firmanti. (Foto: Kementerian PUPR)  

Jakarta, Obsessionnews.com – Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Biaya utama pembangunan infrastruktur berasal dari pajak.

 

Baca juga:

Jokowi Berharap Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Baru Dimulai Pertengahan 2020

BPIW Harus Jadi ‘Leader’ Perencanaan dan Pemprograman Pembangunan Infrastruktur

Bangun Infrastruktur Sambungkan Kawasan Khusus

 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anita Firmanti mengatakan, penyampaian pajak penting sebagai bukti sumbangsih masyarakat dalam mendukung pembangunan negara. Dengan melapor Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) wajib pajak pribadi, maka Wajib Pajak (WP) telah menunaikan kewajibannya. Dan hal itu secara tidak langsung mendukung pembangunan infrastruktur, di mana anggarannya sebagian besar berasal dari penerimaan pajak.

 

Baca juga:

Kementerian PUPR Rehabilitasi 68 Sekolah dan 7 Madrasah di Papua Barat

Dukung PON XX Papua, Kementerian PUPR Tata Kawasan Olahraga Kampung Harapan dan Doyo Baru

Kementerian PUPR Targetkan Bangun 2.100 Km Pengendali Banjir dan Pengaman Pantai

 

“Pajak merupakan sumber utama penerimaan APBN yang prioritasnya untuk pembangunan infrastruktur dan kita tahu bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi target prioritas dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Kiai Haji Maruf Amin,” kata Anita saat membuka acara sosialisasi penyampaian SPT di Pendopo Kementerian PUPR, Selasa (3/2/2020).

Hadir pada acara tersebut pejabat tinggi madya dan pratama serta pegawai di lingkungan Kementerian PUPR.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.