Jumat, 22 Oktober 21

Biaya Premi Naik, BPJS Harus Tingkatkan Pelayanan

Biaya Premi Naik, BPJS Harus Tingkatkan Pelayanan

Semarang, Obsessionnews – Pertambahan biaya premi kepesertaan anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan nyatanya tidak sesuai dengan mutu dan kualitas pelayanan. Pasalnya, kenaikan tersebut seharusnya disamakan dengan tingkat pelayanan anggota BPJS yang berobat di rumah sakit.

“Semestinya sangat disayangkan karena sebelum dinaikan iurannya. BPJS harus melakukan perbaikan seperti sistem pelayanan,” ucap Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah (Jateng) Joko Purnomo di Semarang, Rabu (16/3/2016).

Pihaknya mengaku menerima banyak keluhan dari warga peserta BPJS. Salah satu yang banyak dikeluhkan ialah pembedaan antara peserta BPJS dan non BPJS. Terlihat jelas karena peserta non BPJS lebih diprioritaskan.

“Bahkan beberapa masyarakat ketika berobat prosedurnya sangat rumit. Seolah-olah dibedakan. Walaupun ketika kami tanyakan ke RS itu, mereka menganggap sama. Perlakuanya berbeda.

Joko pun menyarankan, supaya Rumah Sakit mendorong kembali kepercayaan publik terhadap mereka agar tercipta kondisi harmonis antara peserta BPJS dengan RS.

“Seharusnya pihak RS melakukan kajian terhadap masyarakat untuk membangun kepercayaan. Jadi, antara peserta BPJS dan non BPJS juga harus bersinergi,” pungkas dia.

Sebagai informasi , terdapat penyesuaian iuran ini berlaku efektif mulai tanggal 1 April 2016 sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016. Adapun perubahan iuran tersebut adalah. Yakni ruang perawatan klas III menjadi Rp 30.000 dari sebelumnya Rp 25.500 per bulan.

Sedangkan ruang perawatan klas II menjadi Rp 51.000 dari sebelumnya Rp 42.500 per bulan. Ruang perawatan kelas I, menjadi Rp 80.000 dari sebelumnya Rp 59.500 per bulan. Adapun perubahan dikhususkan bagi kategori peserta pekerja bukan penerima upah dan peserta bukan pekerja. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.