Minggu, 5 Desember 21

BI Imbau Masyarakat Waspada akan Penipuan Janji Pelunasan Kredit

BI Imbau Masyarakat Waspada akan Penipuan Janji Pelunasan Kredit
* Direktur Eksekutif Bank Indonesia (BI), Tirta Segara,

Jakarta, Obsessionnews.com – Menyadari adanya modus penipuan janji pelunasan kredit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap penawaran dan ajak dari pihak manapun.

Direktur Eksekutif BI, Tirta Segara, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, (30/8/2016), mengungkapkan beberapa modus penipuan yang terjadi sebagai berikut:

1. Penawaran dari perusahaan atau lembaga yang menjanjikan pelunasan kredit dan ajakan untuk tidak membayar utang ke bank-bank, perusahaan pembiayaan maupun lembaga jasa keuangan lainnya.

2. Perusahaan atau lembaga tersebut mencari korban yang terlibat kredit macet dan menjanjikan akan menyelesaikan utangnya.

3. Pelunasan utang tersebut dilakukan dengan jaminan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau surat berharga lainnya yang salah satunya dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

4. Agar utangnya dapat dilunasi, perusahaan atau lembaga tersebut meminta korban membayarkan sejumlah uang pendaftaran untuk menjadi anggota kelompok/Badan Hukum tertentu.

5. Perusahaan atau lembaga tersebut mengakui bahwa utang rakyat Indonesia sudah dilunasi melalui pembayaran non tunai kepada Bank Indonesia.

Sehubungan dengan hal tersebut BI menginformasikan bahwa :

1. Hal tersebut tidak benar dan merupakan tindak penipuan dan penyalahgunaan nama Bank Indonesia oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk keuntungan dan kepentingan pribadi.

2. Terkait dengan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau Surat Berharga lainnya yang diduga dikeluarkan oleh Bank Indonesia, dengan ini kami sampaikan bahwa Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau Surat Berharga lainnya tersebut palsu.

3. Bank Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan berkaitan dengan hal tersebut.

4. Untuk menghindari risiko atas hal-hal yang tidak diinginkan, apabila diperlukan kepada pihak-pihak yang mendapat permintaan tersebut dapat mengkonfirmasikannya terlebih dahulu kepada: Departemen Komunikasi, Telepon : (62-21) 131 pada Senin sampai Jumat setiap jam kerja, Fax.: (62-21) 386-4884, E-mail : [email protected] . (@aprilia_rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.