Senin, 17 Juni 19

Besok Polda Metro Kembali Periksa CW Kasus Ibu Sekap Anak

Besok Polda Metro Kembali Periksa CW Kasus Ibu Sekap Anak
* Chandri Widarta (tengah, berbaju Oranye) (foto: tempo.co)

Jakarta, Obsessionnews.com – Penyidik Polda Metro Jaya kembali memeriksa Chandri Widarta (CW) yaitu perempuan dalam kasus ibu sekap anak pada Senin (19/3/2018).

“Iya besok kami periksa lagi,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Jakarta, Minggu (18/3).

Pemeriksaan terhadap CW sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan penganiayaan dan penelantaran terhadap lima anak asuh.

CW sendiri sebelumnya sudah diperiksa pada Jumat (16/3). Dari keterangannya yang disampaikan kepada penyidik, alasan CW mengasuh karena masing-masing orangtua kandung tak mau merawat anak-anaknya.

“Ada anak anak yang orang tuanya tidak bertanggung jawablah,” kata Argo.

Ia juga menceritakan penyebab masing-masing orangtua kandung menyerahkan anak-anaknya kepada CW. “Ada yang hamil di luar nikah, ada yang sakit, anaknya PSK (Pekerja Seks Komersial),” kata dia.

Soal pengadopsian anak tersebut, polisi masih menelusuri apakah ada indikasi pelanggaran administrasi yang dilakukan CW. Ia hanya memberikan bukti berupa pernyataan keluarga soal penyerahan hak asuh kelima anak tersebut dan foto saat proses pengasuhan berlangsung.

“Sedang kami cek (dugaan pelanggaran administrasi) karena ada pernyataan orangtuanya, namanya dia bilang saya bantu orang tua menelantarkan bayi boleh saja toh pak,” kata Argo.

Kasus ibu sekap anak ini terungkap setelah polisi menangkap CW dan empat orang anak di sebuah hotel di Jakarta Pusat Februari 2018 lalu.

Sebelumnya, polisi mendapat laporan dari mantan pengasuh bernama Y bahwa ada dugaan CW melakukan eksploitasi terhadap anak-anak tersebut. Y mengetahui hal itu dari FA, salah satu anak yang pernah tinggal dengan CW. FA melarikan diri dari CW karena mendapat perlakuan kasar hingga tindakan penganiayaan. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.