Jumat, 24 September 21

Berteriak Histeris Saat Digelandang Petugas

Berteriak Histeris Saat Digelandang Petugas

Padang, Obsessionnews – Sebanyak 16 orang digelandang ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang saat razia gabungan dilakukan BNNP Sumbar bersama Polisi dan Satpol PP Kota Padang, Jumat (12/6) dini hari.

Razia yang dimulai sekitar pukul 00:00 WIB itu, target utama ke dua tempat berbeda masing-masing pub di salah satu hotel di Jalan Ambacang dan tempat karaoke di Jalan Hos Cokroaminoto. Dari dua tempat tersebut diamankan 16 orang, diantaranya tiga laki-laki dan 13 perempuan.

Ke 16 orang yang digelandang tersebut, lima orang diantaranya diamankan ke kantor BNNP Sumbar yang terdiri dari dua laki-laki dan tiga perempuan. Mereka digelandang ke kantor BNNP Sumbar karena dicurigai pemakai atau pencandu narkoba jenis sabu.

“Berdasarkan hasil tes urin yang kita lakukan, mereka diduga sebagi pecandu narkoba jenis shabu,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumbar Alidison saat pemeriksaan terhadap kelima orang yang diamankan, Jumat (12/6).

BNN Sumbar2

Alidison mengatakan, lima orang yang digelandang ke Kantor BNNP Sumbar, tiga orang diantaranya ditangkap di Pub salah satu hotel di jalan Ambacang dan 2 orang perempuan ditangkap di salah satu karaoke di jalan Hos Cokroaminoto, kota Padang.

Kelima orang yang dicurigai sebagai pecandu shabu-shabu itu diamankan untuk selanjutnya direhabilitasi. Rehabilitasi dilakukan sebagai tindaklanjut dari program pemerintah yang menargetkan program rehabilitasi bagi 100 ribu pemakai narkoba.

“Mereka nanti akan kita obati di klinik kita. Mereka kita rawat jalan untuk batas waktu selama delapan kali pemeriksaan,” ujar Alidison.

Sementara itu, lima orang yang digelandang ke markan BNN Provinsi Sumbar adalah belum termasuk 11 orang lagi yang diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang saat razia bersama di dua tempat hiburan yang berbeda.

Dari 11 yang diamankan ke Markas Pol PP Padang, satu orang diantaranya laki-laki. Laki-laki tersebut diamankan saat penggrebekan di pub salah satu hotel di Kota Padang bersama seorang perempuan. Sedangkan sembilan lagi diamankan saat penggrebekan di salah satu tempat karaoke di Jalan Hos Cokroaminoto.

BNN Sumbar3

Ke sebelas orang itu digelandang ke markas Satpol PP Padang karena diantaranya ada yang tidak memiliki, membawa kartu nikah serta membawa alat kontrasepsi seperti kondom.

Jum-at dinihari, BNNP Sumbar bersama kepolisian dan Sapol PP Kota Padang menggelar razia dalam rangka meminimalisir peredaran narkoba. Razia yang dimulai sekitar pukul 00:00 WIB itu baru berakhir sekitar pukul 02:30 WIB.

Sebelum ke 16 orang tersebut digelandang ke BNNP Sumbar dan Satpol PP Padang, satu persatu dilakukan tes urin oleh petugas BNNP Sumbar di tempat, untuk memastikan apakah bersangkutan pemakai atau pecandu narkoba. Selain tes urin, barang bawaan mereka diperiksa satu per satu secara cermat dan teliti.

Dari hasil pemeriksaan terhadap barang bawaan mereka, diketahui ada yang membawa kartu nikah bahkan membawa alat kontrasepsi seperti kondom berikut diantara mereka sama sekali tidak membawa identitas diri, seperti KTP. Saat digelandang, ada diantara mereka menangis histeris karena tidak bersedia diamankan. Bahkan ada yang keberatan untuk diamanakan. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.