Minggu, 15 Desember 19

Bertemu Obama, Jokowi Tak Singgung Poros Maritim

Bertemu Obama, Jokowi Tak Singgung Poros Maritim

Beijing – Presiden Jokowi menawarkan kerjasama keamanan kawasan dengan Amerika Serikat saat bertemu Presiden Barak Obama di sela-sela KTT APEC di Beijing, Tiongkok. Jokowi berharap kerjasama keamanan kawasan dengan Amerika dapat ditingkatkan lagi dari tahun-tahun sebelumnya agar kemitraan kedua negara bisa berjalan baik.

“Kita ingin stabilitas keamanan di kawasan kita lebih baik, makanya kerjasama kita akan ditingkatkan khususnya di bidang keamanan,” ujar Jokowi di Beijing, Senin (10/11/2014).

Namun dalam pertemuan itu, Jokowi tidak menyinggung tentang gagasan poros maritim yang tengah menjadi sorotan negara-negara peserta KTT APEC. Padahal Obama telah mengisyaratkan kerjasama ekonomi Indonesia – Amerika di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

“Melalui kemitraan komprehensif kita sudah memiliki kemitraan yang luar biasa dalam berbagai hal, ekonomi dan keamanan pembangunan,” ucap Obama.

Obama tahu bahwa Jokowi tengah menggagas poros maritim dalam upaya membawa perubahan ekonomi untuk bangsa Indonesia. Namun rupanya Jokowi memiliki pandangan lain tentang kerjasama Indonesia Amerika ke depan.

“Saya tahu bahwa Presiden Joko Widodo memiliki agenda,  dan beramibisi tentang pembaharuan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, dan Amerika serikat ingin menjadi mitra dalam proses pembaharuan itu,” katanya.

Bagi Obama Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup memainkan peranan di kawasan ASEAN termasuk kemanan maritim. oleh sebab itu Obama menginginkan kemitraan Indonesia – Amerika terus terjalin.

“Saya senang sekali bertemu dengan bapak presiden dan saya harapkan kita bisa memperkuat persahabatan pribadi mapun persahabatan antara negara,” tutur dia.

Pantauan Obsessionnews pertemuan bilateral kedua pemimpin negara berlangsung pukul 11.00 waktu setempat. Keduanya tampak mengenakan jas hitam dipadu kemeja putih berdasi. Sedangkan bahasa komunikasi yang didugakan keduanya berbeda. Jokowi memakai bahasa Indonesia sedangkan Obama berbahasa inggris dengan penerjemah masing-masing.

Dalam pertemuan itu, hadir mendampingi Presiden Jokowi yakni Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Mentri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto serta Wakil Ketua DPD GKR Hemas. (Has)

 

Related posts