Sabtu, 29 Januari 22

Berkas Perkara Rampung, Kasus Kivlan Zen Segera Disidangkan

Berkas Perkara Rampung, Kasus Kivlan Zen Segera Disidangkan
* Kivlan Zen. (Foto: Tribunnews)

Jakarta, Obsessionnews.com – Berkas perkara kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal yang menjerat mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen telah rampung atau P21. Dengan begitu, tidak lama lagi kasus ini akan segera disidangkan di pengadilan dengan lebih dulu diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

“Berkas kasus Kivlan Zen akan dikirim besok (Jumat),” ujar Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKB Jerry Siagian saat dimintai konfirmasi, Jumat (5/7/2019).

Menurut Jerry, penyidik masih menolak penangguhan penahanan terhadap Kivlan Zen dengan alasan subjektifnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menyebut penyidik memastikan penangguhan belum dapat dikabulkan lantaran Kivlan Zen tidak bersikap kooperatif selama proses penyidikan kasus kepemilikan senjata api.

“Sampai hari ini belum ada informasi untuk dikabulkan, karena pertimbangan penyidik masih tetap seperti yang pernah saya sampaikan dulu karena yang bersangkutan tidak kooperatif dalam pemeriksaan,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Di lain kesempatan, kuasa hukum Kivlan Zen, Djuju Purwantoro, membantah tuduhan polisi yang menyebut bahwa kliennya tidak kooperatif.

“Tidak kooperatifnya dari sisi yang mana? Karena setiap pemeriksaan dan panggilan kita ikuti sesuai aturan hukum,” kata Djudju saat dimintai konfirmasi pada Senin (1/7).

Djudju juga meminta pihak polisi untuk membuktikan tindakan kliennya yang tidak kooperatif selama pemeriksaan. Meski begitu, dia menyebut penangguhan penahanan terhadap kliennya itu merupakan kewenangan penyidik Bareskrim Mabes Polri.

Selain kepemilikan senjata tajam, Kivlan juga dijerat perkara kasus makar dan hoaks. Namun, penanganan kasus itu menunggu hasil sidang putusan kasus kepemilikan senjata api ilegal.

“Untuk pemberkasan sudah tahap penyelesaian. Untuk satu kasus ya, yang ditangani Polda Metro terkait masalah kepemilikan senjata api. Ya satu kasus dulu,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo.

Diketahui, pihak kepolisian telah meringkus enam tersangka selaku eksekutor sekaligus pemilik senjata api ilegal. Mereka ialah HK alias Iwan, AZ, IR, TJ, AD, dan seorang wanita berinisial AF alias Fifi.

Seluruh tersangka terbukti melanggar Pasal 1 UU Darurat Tahun 1951 dengan ancaman pidana seumur hidup. Mereka kedapatan memiliki, menguasai, atau menyimpan senjata api ilegal tanpa hak dan tanpa izin. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.