Minggu, 25 Agustus 19

Berjuang Bela Islam, Parmusi Ucapkan Terima Kasih Kepada Umat

Berjuang Bela Islam, Parmusi Ucapkan Terima Kasih Kepada Umat
* Ketua Umum PP PARMUSI, Usamah Hisyam saat konferensi pers, Selasa (9/5/2017).

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP PARMUSI) Usamah Hisyam mengucapkan terima kasih kepada umat Islam yang berjuang mengawal kasus penistaan agama.

“Aksi bela Islam selama ini militansi murni, tidak ada yang mendanai. Kami pimpinan ormas tentunya mengucapkan terima kasih kepada umat Islam yang telah berjuang, baik secara fisik dan materi maupun doa,” kata Usamah saat konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017).

Usamah menegaskan bahwa umat Islam tidaklah anti agama manapun. Aksi selama ini, menurutnya, murni karena kasus penodaan agama yang dilakukan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Tidak benar jika ada pernyataan bahwa umat Islam anti agama manapun,” tegasnya.

Kendati demikian, imbuh mantan Anggota DPR RI ini, dirinya berharap agar keberadaan umat Islam lebih dihargai karena bagaimanapun umat Islam merupakan penduduk mayoritas di tanah air.

Saat ditanya wartawan soal fasilitas mewah yang mungkin diterima Ahok, Usamah meminta agar ada kesetaraan bagi setiap tahanan. Ia pun meminta aparat untuk tidak main-main apalagi jika menyakiti hati umat.

“Kita harapkan Komisi III DPR RI turut melakukan monitoring. Saya juga harapkan aparat jangan main-main, jangan melakukan tindakan yang menyakiti hati umat. Jangan berikan fasilitas spesial untuk Ahok. Kita akan tahu kalau itu terjadi karena banyak aparat rutan (rumah tahanan) yang juga bergabung dalam pengajian kita,” ujarnya.

Usamah juga menyampaikan bahwa setelah putusan hakim terhadap Ahok bukan berarti perjuangan bela Islam telah selesai. Masih ada agenda lain yang sedang diperjuangkan, yakni soal pembebasan Ustadz Muhammad Al-Khaththath.

“Ya, kami dari Parmusi bersama Alumni 212 saat ini sedang concern untuk membebaskan Ustadz Al-Khaththath. Kami telah membentuk Tim Pencari Fakta bersama Komnas HAM untuk mengusut siapa saja pejabat yang terlibat dalam permainan kriminalisasi ulama,” tandasnya. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.