Kamis, 20 September 18

Tak Setuju Usulan Tommy, Mendagri Sebut Pemilihan Gubernur Oleh Presiden Langgar Kedaulatan Rakyat

Tak Setuju Usulan Tommy, Mendagri Sebut Pemilihan Gubernur Oleh Presiden Langgar Kedaulatan Rakyat
* Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa gubernur harus dipilih langsung sebagai bentuk proses kedaulatan rakyat.

Pernyataan itu dikemukakan Tjahjo sekaligus menyatakan tidak setuju dengan usulan Ketum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) yang mengusulkan gubernur dipilih langsung oleh presiden.

“Saya secara pribadi kok tidak setuju, karena ini proses kedaulatan rakyat,” kata Tjahjo di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (12/3/2018).

Menurut Tjahjo, alasan pemilihan gubernur oleh presiden karena adanya kasus korupsi kepala daerah tidaklah tepat. Sebab, korupsi terjadi karena perilaku, bukan karena sistem pemilihan.

“Kalau masih dianggap proses ini dianggap ada hal-hal yang dianggap kurang memenuhi harapan, misalnya masih ada OTT (operasi tangkap tangan) korupsi, bukan sistemnya yang salah, tapi perilaku, budaya yang harus diluruskan oleh aturan-aturan,” jelas Tjahjo.

Ketum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto mengusulkan agar pemilihan gubernur tidak lagi langsung oleh masyarakat. Dia menyarankan agar gubernur dipilih oleh presiden.

Dari usulnya itu, menurut Tommy kandidat calon gubernur akan disampaikan oleh DPRD provinsi setempat dan presiden yang akan memilih siapa calon terbaik diantara nama yang diusulkan.

Bukan hanya gubernur saja, Tommy juga punya usul soal pemilihan bupati/walikota. Tommy menilai bupati/walikota lebih baik dipilih oleh DPRD wilayah masing-masing. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.