Selasa, 16 Oktober 18

Menkop dan UKM Dukung Pemuka Agama Bertausyiah Bisnis

Menkop dan UKM Dukung Pemuka Agama Bertausyiah Bisnis
* Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga saat hadir dalam acara tausyiah bisnis di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah di Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (12/2/2018)

Mojokerto, Obsessionnews.com – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendukung para ulama ataupun pemuka agama untuk bertausyiah bisnis kepada para santrinya sebagai upaya pembangunan ekonomi umat.

Hal itu dikemukakan Puspayoga saat hadir dalam acara tausyiah bisnis di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah di Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (12/2/2018).

“Ini sejalan dengan program Pemerintahan Bapak Presiden Jokowi yang senantiasa ingin ekonomi umat terbangun di semua lapisan dan kalangan,” katanya.

Menteri Puspayoga menyatakan pemerintah telah siap mendukung upaya pemberdayaan ekonomi umat dan mencetak lebih banyak bibit-bibit wirausaha baru di pesantren-pesantren.

Bahkan untuk pembiayaan telah banyak disediakan skema-skema khusus mulai dari pinjaman yang disediakan oleh LPDB-KUMKM hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan suku bunga yang sangat ringan.

Usaha bersama yang dibangun di pesantren-pesantren melalui koperasi itu disebut Puspayoga sangat potensial sebagai upaya untuk memeratakan kesejahteraan umat. Ia berharap program-program serupa diterapkan di tempat-tempat lain.

“Koperasi itu kan usaha bersama berdasarkan prinsip kekeluargaan sesuai pasal 33 UUD 1945,” ujar Puspayoga.

Puspayoga pada kesempatan yang sama sekaligus meluncurkan koperasi berbasis digital di Pondok Pesantren yang terletak di Jalan Hayam Wuruk Magersari Kota Mojokerto itu.

Turut hadir di antaranya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI) KH Ma’ruf Amin, tokoh agama Habib Muhsin Al Attos, dan Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Imam Suprayogo. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.