Sabtu, 20 Oktober 18

Bawaslu Bahas Insiden Kaos Tagar #2019GantiPresiden di Pilgub Jabar

Bawaslu Bahas Insiden Kaos Tagar #2019GantiPresiden di Pilgub Jabar
* Anggota Bawaslu RI Mochamad Afifuddin. (foto: Gepeng/Bawaslu)

Jakarta, Obsessionnews.com – Insiden munculnya kaos tagar #2019GantiPresiden dalam debat kedua Cagub-Cawagub Jawa Barat (Jabar) pada Senin (14/5/2018) akan berbuntut panjang. Sebab Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan meminta penjelasan dan laporan dari Bawaslu Jabar soal insiden tersebut.

“Ini yang saya minta, Bawaslu yang hadir (Jabar) untuk memberikan laporan, sekaligus membahas apabila ada hal-hal yang dianggap melanggar dari aturan yang semestinya dilakukan,” ujar anggota Bawaslu RI Mochamad Afifuddin di Jakarta, Rabu (16/5).

Menurut Afif, dalam proses debat tersebut memang seharusnya tidak ada ujaran-ujaran yang dapat memicu konflik ataupun kegaduhan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) khususnya di Jabar, seharusnya sudah menyampaikan aturan terkait hal tersebut.

Untuk itu Afif menegaskan, pihaknya juga akan melihat ada atau tidaknya kesalahan yang dilakukan dari sisi penyelenggara pemilu. Kalaupun nantinya terbukti ada kesalahan, maka akan diserahkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kalau dari ranah sanksi, kaitan profesional penyelenggara dalam artian KPU sebagai penyelenggara, masuk etik, nanti kita lihat, kemudian kita bersikap. Kalau ranah etik lari ke DKPP, bisa jadi perkembangan kita lihat,” katanya.

Seperti diketahui dalam debat kedua Cagub-Cawagub Jabar yang diselenggarakan pada Senin (14/5) malam, telah terjadi insiden yang tidak diinginkan oleh sejumlah pihak.

Insiden tersebut terjadi saat di akhir pernyataan, paslon Sudrajat-Ahmad Syaikhu menyatakan bahwa jika terpilih menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jabar, maka di 2019 Indonesia akan berganti Presiden sembari memperlihatkan kaos dengan tagar #2019GantiPresiden. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.