Minggu, 18 November 18

Arief Yahya Ajak Wisatawan Kunjungi Festival Barong Ider Bumi

Arief Yahya Ajak Wisatawan Kunjungi Festival Barong Ider Bumi
* Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Foto: Kemenpar/Facebook)

Banyuwangi, Obsessionnews.com – Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, akan menjadi sorotan wisatawan domestik (wisdom) dan wisatawan mancanegara (wisman) pada Sabtu, 16 Juni 2018. Pada hari itu akan digelar atraksi keren Festival Barong Ider Bumi di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

Tradisi Barong Ider Bumi sudah begitu mendarah daging di dalam kehidupan suku Osing. Warisan budaya unik ini telah berusia hingga ratusan tahun.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap  banyak  wisdom dan wisman mengunjungi Festival Barong Ider Bumi ini.

Baca: Jangan Lewatkan Atraksi Keren Festival Barong Ider Bumi di Banyuwangi!

 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tak pernah melewatkan festival ini. Banyuwangi sebagai kampung kelahirannya, membuatnya selalu terlibat dalam Barong Ider Bumi di Desa Wisata Kemiren.

Mantan Direktur Utama Telkom itu juga biasa turut melempar koin receh sebagai tanda kemakmuran, dan kesejahteraan, sebelum turut dalam parade Barong dengan menaiki kuda. Selain itu juga ikut melepas burung merpati sebagai simbolisasi kesetiaan yang tiada akhir.

Arief mengungkapkan, Festival Barong Ider Bumi masih kental menjunjung tinggi nilai tradisi dengan melestarikan budaya dan kesenian para leluhur. Apalagi festival ini kerap menyajikan tarian yang ditampilkan anak-anak kecil.

“Ini bentuk pelestarian sejak dini. Anak balita bisa menari seluwes itu. Kita harap ada pelestarian lahir dan terus berkembang di tempat ini,” tutur Menpar seperti dikutip Obsessionnews.com dari laman Facebook Kementerian Pariwisata.

Dari latar belakang inilah, lanjutnya, sebagai generasi penerus harus melestarikan kearifan lokal sebagai khazanah warisan bangsa. Arief juga selalu merindukan kuliner pecel pitik di Desa Kemiren yang disajikan di acara.

Makanan khas Banyuwangi pecel pitik menggunakan bahan utama ayam kampung yang masih muda. Setelah disembelih, ayam kampung dibersihkan lalu dipanggang secara utuh di perapian.

Sedangkan bumbu yang digunakan sangat sederhana yaitu kemiri, cabai rawit, terasi, daun jeruk, dan gula. Setelah dihaluskan, bumbu dicampur dengan parutan kelapa muda. Penyajiannya cukup menarik. Ayam yang telah dipanggang lantas disuwir menggunakan tangan.

“Jadi tunggu apalagi, ayo ke Banyuwangi, nikmati wisatanya, rasakan kulinernya. Anda pasti ingin kembali. Jangan lupa foto-foto lalu posting dengan hashtag #PesonaMudik2018#MajesticBanyuwangi,#PesonaIndonesia,” ajak Arief. (red/arh)

 

Baca Juga:

Penerbangan Garuda Indonesia ke Banyuwangi Tingkatkan Wisata

FOTO Menpar dan Bupati Banyuwangi Semarakkan ‘Tumpeng Pecel Pithik’

Wisata Pantai Banyuwangi Digemari Wisman

Kemeriahan Festival Patrol Banyuwangi Selama Ramadhan

Bupati Banyuwangi Rutin Gelar Safari Ramadhan

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.