Senin, 18 Oktober 21

Beringin Golkar Penuh dengan Ular

Beringin Golkar Penuh dengan Ular

Jakarta, Obsessionnews – Pada Pilpres 2014 lalu Partai Golkar berada di barisan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) yang mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pilpres tersebut dimenangkan oleh duet Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) yang diusung oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Pasca Pilpres 2014 Golkar dilandai prahara. Pantai berlambang pohon beringin yang pernah berkuasa puluhan tahun di masa Orde Baru ini terbelah menjadi dua kubu, yakni kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono. Yang terakhir disebut didukung oleh pemerintah.

Untuk menyelesaikan dualisme kepemimpinan Golkar, disepakati digelar Musyawah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk memilih ketua umum (ketum)yang baru pada April 2016. Menjelang Munaslub masing-masing kandidat ketum aktif bersafari ke berbagai daerah untuk mencari dukungan. (Baca: Golkar Dirusak oleh Kadernya Sendiri)

Selain itu menjelang perhelatan akbar tersebut diwarnai dengan saling jegal antar kandidat. Ade Komarudin, salah seorang kandidat yang didukung oleh Aburizal Bakrie, dibombardir dengan tuduhan menerima gratifikasi jet. Hal ini dilakukan oleh lawan-lawannya untuk menjegal Ade agar tidak bisa ikut bertarung di Munaslub. Dan hal ini juga sebagai serangan balik terhadap Ade yang sebelumnya melontarkan isu kandidat tertentu melakukan praktik politik uang. (Baca: Kampanye Hitam Jelang Munas Golkar Diminta Dihentikan)

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) Tri Joko Susilo mengaku gerah melihat kondisi Golkar. Ia mengibaratkan partai beringin ini penuh dengan ular yang saling mematuk satu dengan lainnya, yang berdampak pada kehancuran partai ini. (Baca: HMPI Dukung Tommy Soeharto Jadi Ketum Golkar)

“Tak akan ada habisnya (konflik) di Golkar kalau kondisinya seperti ini. Kader-kader di daerah bisa melihat sendiri beginilah kalau pucuk pimpinan Gokar bukan sosok yang mengayomi dan berkharisma. Harusnya saling ‘bunuh’ antar kader ini tidak perlu terjadi,” kata Tri dalam keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com, Rabu (24/2/2016).

HMPI adalah motor Poros Golkar-Tommy Soeharto yang mendukung Tommy Soeharto di Munaslub. Sejak tahu lalu HMPI aktif turun ke berbagai daerah untuk menyosialisasikan pencalonan tommy sebagai ketum Golkar. (Baca: Munaslub Momentum Kebangkitan Golkar)

“Munaslub harus memilih sosok ketum yang berkharisma, dan sosok itu adalah Pak Tommy. Saya yakin Pak Tommy mampu membesarkan Golkar,” ujar Tri. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.