Kamis, 11 Agustus 22

Berikut Cara Kerja Vaksin di Tubuh Kita

Berikut Cara Kerja Vaksin di Tubuh Kita
* Ilustrasi Vaksin Covid-19.

Jakarta, Obsessionnews.com – Belum juga vaksin Covid-19 beredar banyak isu beredar soal keamanan vaksin tersebut. Alhasil masyarakat menjadi khawatir bagaimana keamanan dari vaksin itu. Lalu seperti apa sih vaksin ini saat bekerja di dalam tubuh? Berikut penjelasannya.

Vaksinolog dan spesialis penyakit dalam dr. Dirga Sakti Rambe menjelaskan komponen virus yang ada di dalam vaksin membantu tubuh untuk membentuk kekebalan terhadap penyakit, termasuk dalam vaksin Covid-19.

“Saat vaksin Covid-19 disuntikkan, maka tubuh akan mengenali ada komponen virus yang disuntikkan ke kita. Komponen virus ya, bukan virusnya,” kata dr. Dirga ketika dihubungi lewat aplikasi pesan di Jakarta.

Tubuh yang telah disuntikkan vaksin itu kemudian akan membentuk antibodi yang berfungsi sebagai ‘pasukan’ yang melawan virus Covid-19.

Dokter yang bertugas di RS Omni Pulomas tersebut menjelaskan, tubuh akan membentuk sel memori yang punya kemampuan mengingat sehingga pada saat setelah divaksin orang terpapar virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19, maka antibodi akan langsung diproduksi.

“Inilah keunggulan vaksin dibandingkan upaya metode pencegahan, dapat memberikan perlindungan yang sifatnya spesifik di mana antibodinya spesifik terbentuk terhadap Covid-19,” tegasnya

Dia menambahkan, kekebalan tidak akan langsung ada ketika vaksin selesai disuntikkan. Karena kekebalan baru terbentuk 10-14 hari setelah suntikannya lengkap, di mana terkait vaksin Covid-19 membutuhkan dua dosis.

Sebelumnya, pemerintah telah merencanakan vaksinasi yang akan dilakukan selama 15 bulan dimulai pada Januari 2021 hingga Maret 2022.

Menurut rencana tersebut, gelombang pertama vaksinasi akan dilakukan dalam periode Januari-April 2021 terhadap 1,3 juta tenaga kesehatan, 17,4 juta petugas pelayanan publik, dan 21,5 juta lansia.

Gelombang kedua sendiri rencananya akan dilakukan pada April 2021-Maret 2022 dengan pemerintah menargetkan vaksinasi terhadap 181,5 juta orang. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.