Jumat, 3 Februari 23

Beri Kemudahan untuk Masyarakat, BPN Jakarta Pusat Hadirkan 3 Inovasi Layanan Pertanahan

Beri Kemudahan untuk Masyarakat, BPN Jakarta Pusat Hadirkan 3 Inovasi Layanan Pertanahan
* Kepala Kantor BPN Jakarta Pusat, Shamy Adrian. (Foto: dok obsessionnews)

Obsessionnews.com – Dalam meningkatkan pelayanan terkait pertanahan bagi masyarakat, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Pusat memiliki tiga inovasi pelayanan pertanahan, yakni  di antaranya mengenai pelayanan pertanahan, yakni Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (Pelataran), Tujuh Layanan Cepat (JULAPAT), dan Pelayanan Pertanahan di Jam Istirahat.

Adapun layanan Pelataran di BPN Jakarta Pusat dilaksanakan pada setiap hari Sabtu pukul 08.00 – 12.00 WIB.

Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Jakarta Pusat Sammy Adrian mengatakan, pelayanan pertanahan akhir pekan (Pelataran) dikhususkan untuk pemohon langsung.

“Alhamdulillah antusias dari masyarakat sangat baik, setelah pelayanan tersebut running sekitar bulan Juni 2022 Pak Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kesini dan melihat pelayanan Pelataran,” ujarnya saat ditemui wartawan di Kantor Pertanahan Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2023).

Tak lama kemudian, keluar surat edaran Menteri ATR/BPN Nomor 14/SE-HK.02/VII/2022 Tanggal 25 Juli 2022 tentang pelaksanaan PELATARAN secara Nasional.

Shamy menyebutkan, layanan Pelataran menjadi inovasi agar masyarakat yang tidak sempat mengurus tanahnya pada hari kerja bisa mengurus pada akhir pekan.

Lebih lanjut, Shamy mengatakan, inovasi pelayanan pertanahan lainya yang ada di BPN Jakarta Pusat diantaranya ada program Tujuh Layanan Cepat (JULAPAT) yang di launching pada bulan Juli 2022.

Adapun tujuh layanan Julapat yaitu,

– Pelayanan Pencatatan Blokir dan Sita, SOP awal 1 hari menjadi 4 jam,
– Pelayanan Pengangkatan Sita, SOP awal 3 hari menjadi 1 hari,
– Penurunan Hak (Perubahan hak milik menjadi HGB/Hak pakai, SOP awal 7 hari menjadi 1 hari,
– Pelayanan Pertimbangan Teknis Pertanahan, SOP awal 14 hari menjadi 7 hari,
– Pelayanan Peralihan Hak, SOP awal 5 hari menjadi 3 hari,
– Pelayanan ROYA, SOP awal 5 hari menjadi 1 hari,
– Pelayanan Perubahan Hak Menjadi Hak Milik (600m²), SOP awal 7 hari menjadi 1 hari.

“Jadi program Julapat ini bertujuan untuk melakukan evaluasi standar operasional prosedur (SOP) di tujuh layanan,” ucap Shamy.

Dia menjelaskan, program Julapat diperuntukan untuk pemohon langsung. Jadi produknya bisa lebih cepat dari SOP yang normal.

Lanjutnya, Shamy menjelaskan program inovasi layanan Julapat bakal diterapkan di Kantah seluruh Indonesia. “Kita tinggal tunggu SK Menteri ATR/BPN,”ujarnya.

Inovasi layanan yang ketiga adalah BPN Jakarta Pusat tetap melayani pemohon selama jam istirahat berlangsung. “Inovasi ini bertujuan ingin mendekatkan kepada pemohon langsung, dan juga menunjukkan kepada masyarakat selama pengurusan pertahan itu simple dan tidak mahal,” ucap Shamy. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.