Senin, 18 Oktober 21

Benturan dengan Pemain, Kiper Persela Meninggal Dunia

Benturan dengan Pemain, Kiper Persela Meninggal Dunia
* Choirul Huda.

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, meninggal dunia setelah bertabrakan dengan sesama pemain dalam pertandingan Liga 1 melawan Semen Padang, Minggu (15/10/2017).

Pria berusia 38 tahun itu bertabrakan dengan pemain belakang timnya, Ramon Rodrigues, dan penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento, ketika Persela unggul atas tim tamu dengan angka 2-0.

Huda berlari untuk berupaya mendekati bola namun kemudian bertabrakan dengan kedua pemain tersebut. Dia sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan darurat namun akhirnya meninggal dunia.

Pernyataan Dokter Yudistiro Andri Nugroho dari RSUD Soegiri Lamongan yang dimuat di situs internet Persela menyebutkan Huda menderita ‘trauma benturan’ .

“Choirul Huda mengalami trauma benturan dengan sesama pemain, sehingga terjadi apa yang kita sebut henti nafas dan henti jantung,” ungkapnya seperti dilansir BBC Indonesia.

Sempat meringis, tiba-tiba kiper berusia 38 tahun itu jatuh pingsan sehingga langsung dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan ambulans. Namun, Huda akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.15 WIB.

Air mata pun mengalir setelah mereka mengetahui bahwa sang kapten tim telah mengembuskan nafasnya yang terakhir.

“Tadi pas dibawa ke rumah sakit masih bernafas. Tapi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 17.00 lewat.¬†Analisis kami itu akibat benturan di kepala dan leher bagian belakang,” ucap dokter Zaki Mubarok, dokter dari RSUD dr Soegiri yang ikut membawa Huda dari stadion ke rumah sakit.

Dr Yudistiro menambahkan bahwa petugas medis di stadion sudah memberikan penanganan pembebasan jalan nafas dengan bantuan nafas sebelum dia dibawa dengan ambulans ke UGD RSUD dr Soegiri.

Walau para dokter melakukan pompa otak dan jantung, nyawa Choirul Huda tetap tidak terselamatkan.

“Pompa jantung dan otak itu dilakukan selama 1 jam tidak ada respon. Tidak ada reflek tanda-tanda kehidupan normal. Kemudian kita menyatakan meninggal pada pukul 16.45. Kita sudah mati-matian untuk mengembalikan fungsi vital tubuh Choirul Huda,” seperti tertulis dalam pernyataan Dr Yudistiro.

Para pendukung mengungkapkan duka atas wafatnya Choirul Huda. (BBC)

Huda memperkuat Persela sejak tahun 1999 dengan tampil sebanyak 500 kali dan klub menyebutnya ‘The Real Legend of Persela‘ di Twitter sebagai penghormatan untuk mengenangnya.

Tulisan besar ‘Selamat Jalan Cap’ dengan fotonya juga dipajang di akun Persela di Twitter maupun Instagram.

Huda bisa dibilang adalah legenda dari Persela. Mengingat, sepanjang kariernya dia hanya membela klub berjulukan Laskar Joko Tingkir tersebut. (BBC/goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.