Rabu, 1 Desember 21

Bencana di Indonesia, 40 Persennya Berada di Jabar

Bencana di Indonesia, 40 Persennya Berada di Jabar
* Kepala Badan Geologi Ego Syahrial.

Bandung,  Obsessionnews.com – Indonesia akan memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi hingga akhir tahun 2016. Demikian dijelaskan Kepala Badan Geologi Ego Syahrial,  Kamis (10/2016). “Curah hujan dengan intensitas tinggi ini berpotensi menyebabkan terjadinya gerakan tanah di seluruh indonesia,” paparnya.

Berdasarkan database kejadian gerakan tanah yang dimiliki pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, selama tahun 2016, daerah yang paling sering terlanda bencana gerakan tanah adalah Jawa Barat  (Jabar), yakni 87 kejadian atau 80% kejadian atau 40% dari kejadian gerakan tanah di seluruh Indonesia. Jumlah korban sebanyak 76 jiwa meninggal dunia, 28 orang luka-luka, serta lebih dari 1000 bangunan mengalami kerusakan.

Gerakan tanah adalah perpindahan material pembentuk lereng, berupan batuan, bahan timbunan, tanah, atau material campuran yang bergerak le arah bawah dan keluar lereng.

bencana-jabar

Sebagai bagian dari mitigasi bencana gerakan tanah, badan geologi melalui pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi membuat dan mempublikasikan buku prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah.

Buku tersebut membuat peta dan informasi umum wilayah Kecamatan di seluruh Indonesia yang berpotensi terjadu getakan tanah dan banjir bandang.

Pembuatan peta tersebut berdasarkan hasil tumpang susun antara peta zona kerentanan gerakan tanah yang dikeluarkan oleh badan meteorologi klimayologi dan geofisika (BMKG). Sehingga peta prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah tersebut akan selalu berubah pada setiap bulannya, tergantung pada prakiraan curah hujan bulanan. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.