Minggu, 20 Oktober 19

Benarkah Indonesia Penyebab Kabut Asap di Malaysia dan Singapura?

Benarkah Indonesia Penyebab Kabut Asap di Malaysia dan Singapura?
* Pemandangan di Singapura yang tertutup kabut asap yang diduga dari kebakaran hutan di wilayah Sumatera. (Foto: Seskab.go.id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Indonesia kembali menjadi sorotan negara tetangga, yakni Malaysia dan Singapura, terkait kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan peningkatan titik api di Sumatera dan Kalimantan tahun ini.

Hampir setiap tahun, kabut asap karhutla di Kalimantan dan Sumatera diduga ikut berperan menyelimuti sebagian wilayah Singapura serta Malaysia, sehingga dapat menutup aktifitas belajar mengajar di Malaysia. Seperti meliburkan lembaga pendidikan di Malaysia misalnya. Apakah benar karhutla di Kalimantan dan Sumatera yang menyelimuti sebagian wilayah Malaysia dan Singapura? Untuk mengetahui lebih dalam lagi, ada beberapa fakta yang mesti diketahui.

Baru-baru ini, Pemerintah Malaysia kembali menutup atau meliburkan 145 sekolah di Selangor karena kabut asap akibat karhutla di kawasan kian parah.

Departemen Pendidikan Selangor menyatakan, dari keseluruhan sekolah tersebut, 23 di antaranya berada di Sepang, 36 di Hulu Langat, 21 di Kuala Langat, 27 di Klang, dan 38 di Petaling Perdana.

“Dengan penutupan ini, 187.928 siswa terkena dampak dan kami akan terus menginformasikan perubahan atau perkembangan dari waktu ke waktu,” demikian pernyataan Departemen Pendidikan Selangor seperti dikutip kantor berita Bernama.

Untuk itu, pihak Malaysia menyarankan warganya agar selalu mematuhi standarisasi menggunakan alat kesehatan akibat karhutla. Seperti sosialisasi yang telah dilakukan pemerintah Malaysia, yakni sekolah-sekolah di Malaysia diperingatkan untuk mematuhi prosedur standar operasi dan kesehatan siswa juga guru harus selalu diprioritaskan. Sebab siswa dan guru merupakan asset yang sangat berharga.

Keputusan ini diambil setelah Kementerian Lingkungan Hidup Malaysia melaporkan bahwa Indeks Polusi Udara (API) di sejumlah daerah di Selangor mencapai tingkat tidak sehat dan sangat tidak sehat.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.