Kamis, 24 September 20

Belum Sembuh, Novel Baswedan Harus Jalani Operasi Kornea Artifisial

Belum Sembuh, Novel Baswedan Harus Jalani Operasi Kornea Artifisial
* Penyidik KPK Novel Baswedan.

Jakarta, Obsessionnews.com – Sudah lebih dari setengah tahun kondisi penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum juga bisa dikatakan sembuh. Sebab, Novel masih harus menjalani operasi penanaman kornea artifisial pada awal Februari mendatang.

Sebelumnya Novel sukses melakukan operasi penanaman selaput mata di mata sebelah kiri yang rusak karena siraman air keras. Namun, operasi belum sempurna, sehingga diperlukan operasi lanjutan.

“Insya Allah dia akan melakukan proses operasi berikutnya itu sekitar tanggal 1 Februari 2018. Itu jadwal yang sudah ditentukan dokter,” kata anggota tim kuasa hukum Novel Baswedan, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Menurutnya jadwal operasi Novel masih bisa berubah tergantung perkembangan kesehatannya pasca-operasi selaput mata. “Tapi belum tahu apakah kemudian memang benar akan 1 Februari (operasi) atau bisa lebih cepat atau bisa lebih lambat. Karena tergantung dari pertumbuhan selaput itu apakah positif atau tidak,” ujar Dahnil.

Sampai sekarang mantan Kepala Satuan Reskrim Polres Bengkulu itu masih menjalani perawatan di Rumah Sakit di Singapura. Bila kesehatan terus membaik, maka Novel bisa segera pulang ke Tanah Air.

“Kalau itu juga berjalan lancar, maka Maret 2018 Novel bisa kembali,” ujar Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu.

Wajah Novel disiram air keras seusai menunaikan shalat subuh berjemaah di Masjid Al Ikhsan, Jalan Deposito RT 03/10, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017. Karena luka Novel terlalu parah, maka ia harus dilarikan ke Singapura.

Parahnya lagi hingga saat ini, kasus penyiraman air keras terhadap Novel belum juga menemukan titik terang. Setelah lebih dari delapan bulan sejak penyerangan dilakukan, polisi belum juga menetapkan satu pun tersangka. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.