Minggu, 27 November 22

Belalah Jokowi dengan Nalar yang Benar

Membela Presiden Jokowi sebagai bawahan atau sebagai bagian pemerintahan itu sah-sah saja. Tapi belalah dengan nalar yang tepat.

Kalau Jokowi memang berniat menekan keran impor apapun, pasti ada program-program kerja yang berjalan terkait dengan itu sejak dia menjadi presiden. Jadi tidak cukup sebatas dibela dengan menyatakan kebutuhan mendesak dan tidak bisa dijawab oleh ketersediaan dalam negeri, maka masih harus impor.

Kondisi ini sudah berjalan bertahun-tahun dan itu adalah salah satu kegagalan pemerintah sebelumnya. Kalau masih diteruskan dengan pola yang sama tiga tahun terakhir, atau tanpa tanda-tanda konkret program yang ditujukan untuk menyelesaikan agar keadaan segera berubah, maka terang dan jelas pembelaan itu mengada-ada. (Teuku Gandawan, pemerhati politik)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.