Jumat, 22 Oktober 21

Beladiri untuk Pengamanan Diri Prajurit TNI Saat Terdesak

Beladiri untuk Pengamanan Diri Prajurit TNI Saat Terdesak

Jember – Personel Kodim 0824 Jember sebagai bagian dari integral TNI AD tentunya memiliki kewajiban yang sama yaitu harus menguasai beladiri militer yang ditentukan yaitu Yong Moo Do, Latihan beladiri Yong Moo Do tersebut jajaran Kodim 0824 dilakukan setiap hari Rabu terpusat di Makodim 0824.

Seiring perkembangan waktu hingga saat ini jumlah anggota yang Sabuk Hitam sebanyak 30 orang lebih, sedangkan yang lainnya rata-rata sudah Sabuk Biru, dalam latihannya selalu diajarkan berulang-ulang gerakan dasar, pukulan dan tendangan serta tehnik menjatuhkan lawan hingga mereka paham dan mampu melaksanakan dengan baik.

Seperi yang dilakukan pada Selasa (10/10/2017) Pukul 07.00 Wib, dimana seluruh anggota Koramil jajaran Kodim 0824 dihadirkan untuk mendapatkan latihan pemantapan di Makodim 0824 Jember, sebagai instruktur Kapten Inf Norman Heru S Danramil 0824/26 Jelbuk.

“Beladiri Yong Moo Do untuk pengamanan diri prajurit (TNI) saat terdesak dalam menjalankan tugas, jangan dibuat macam-macam,” tandas Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember, Jatim.

Sebelum acara 267 orang anggota yang hadir tersebut, Dandim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto memberikan pengarahan bahwa beladiri ini sebagai wujud perhatian TNI AD terhadap keselamatan anggotanya secara personal di lapangan.

“Sehingga kalau terdesak pada saat patroli wilayah desa mungkin malam hari kemudian di situ ada pencurian, diharapkan dengan kemampuan beladiri ini dapat mengatasi dengan baik, atau saat pengamanan kegiatan dan lain-lain,” tutur Letkol Rudianto.

“Dengan bekal beladiri yang dimiliki ini saya tidak mua ada anggota Kodim 0824 yang justru bikin onar di wilayahnya, arogan dan lain-lain, bela diri ini hanya untuk pengamanan diri saat terdesak dan dalam posisi menjalankan tugas, ingat jangan dibuat macam-macam apalagi menyakiti masyarakat, saya yakin anggota dapat memahami semuanya,” tegas Dandim 0824. (*)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.