Sabtu, 28 Mei 22

Breaking News
  • No items

Bela Negara Tak Hanya Angkat Senjata

Bela Negara Tak Hanya Angkat Senjata

Padang, Obsessionnews Bela negara tidak hanya angkat senjata dalam pepengaran, juga mencakup disegala bidang demi keutuhan negara. Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dalam sambutannya pada acara Pemerintah Provinsi Sumbar memperingati Hari Belanegara yang ke 9 tahun, yang disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Sumbar Reydonnizar Moenek mengatakan, bela negara bisa dilakukan melalui pengabdian profesi di berbagai bidang kehidupan masing-masing.

Bela negara bisa dijalankan melalui jalan diplomasi politik, memperkuat kemandirian ekonomi, maupun pembangunan ketahanan budaya. Seorang petani bekerja keras meningkatkan produksi adalah upaya bela negara untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

Seorang guru yang berjuang mendidik anak-anak di kawasan perbatasan adalah wujud nyata bela negara mencerdaskan kehidupan bangsa. Prajurit TNI yang menjaga pulau-pulau terdepan melakukan tugasnya karena semangat bela negara mempertahankan kedaulatan wilayah negara Indonesia. Para dokter, bidan dan tenaga kesehatan yang memberi pelayanan ke sehatan sampai ke wilayah-wilayah terpencil, merupakan bagian dari bela negara.

bela negara -2

Selain itu, penggiat anti korupsi tanpa kenal lelah berjuang untuk mewujudkan bangsanya bebas dari korupsi, merupakan bela negara. Begitu pula dengan perang terhadap kejahatan narkotika, adalah tindakan nyata untuk menyelamatkan generasi muda penerus masa depan bangsa.

“Apa yang dilakukan para guru, petani, dokter, prajurit TNI dan profesi lainnya adalah wujud nyata kecintaan mereka pada tanah air. Merek rela berkorban untuk bagsa dan negara, bahkan melampaui kewajiban yang diberikan negara terhadap mereka,” kata Joko Widodo dalam sambutannya sebagaimana disampaikan Pj Gubernur Sumbar Reydonnizar Moenek pada saat acara memperingati Hari Belanegara yang ke 9 tahun, Selasa (22/12).

Peringatan Hari Belanegara yang ke 9 yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Jalan Sudirman Kota Padang, diikuti Komandan Resort Militer atau Danrem 032/Wirabraja Brigadir Jenderal TNI Bakti Agus Fadjari, Danlanud Padang, unsur Forkopimda, para pejuang 45, pelajar dan mahasiswa serta organisasi kepemudaan. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.