Jumat, 9 Desember 22

BCA: Forum IKF Pesta Pengetahuan Terbesar di Indonesia

BCA: Forum IKF Pesta Pengetahuan Terbesar di Indonesia
* Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong (batik merah), Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (batik biru) dan jajaran direksi BCA lainnya, di IKF V, Kamis (6/10/2016). (Foto:Aprilia Rahapit/Obsessionnews.com).

Jakarta, Obsessionnews.com – Sebagai salah satu bank terbesar di Asia, PT Bank Central Asia, Tbk (BCA) terus mendukung kualitas sumber daya manusia tanah air. Bank ini untuk kelima kalinya mengadakan Indonesia Knowledge Forum (IKF)  tanggal 6 – 7 Oktober 2016.

Mengangkat tema berbeda setiap tahunnya, IKF kali ini mengusung tema “Optimizing Knowledge and Creativity to Ride the Wave of New Generation in Accelerating Indonesia Economy”. Alasan BCA mengambil tema tersebut sebab berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui berbasis kreativitas dan pengetahuan.

IKF V ini dibuka oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong sebagai keynote speech. Dan forum ini akan ditutup oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan tema “Optimizing Knowledge and Creativity of New Generation”.

“Kami menyadari adanya optimisme dan tekad yang kuat dari masyarakat Indonesia untuk meraih kemajuan dan perubahan ada pada setiap sektor. Optimisme dan tekad yang kuat ini harus didukung melalui pembelajaran yang memadai dari orang-orang yang tepat, yang mumpuni dari sisi pengetahuan dan pengalaman, ” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.

Jahja menuturkan kreativitas dan knowledge adalah elemen penting dalam membawa bangsa semakin maju dan di depan.

Sementara itu Thomas Lembong dalam pidatonya mengungkapkan Indonesia tidak boleh takut dengan kesalahan.

“Kita tidak boleh takut dengan kesalahan dan kegagalan, malah kita harus mencari kekurangan tersebut,” katanya.

BCA mencatat penyelenggaraan IKF ini sebagai pesta pengetahuan terbesar di Indonesia, yang tetap berfokus pada tema besar “Moving Our Nation to the Next Level” yang diusung untuk menyemangati pembangunan negeri melalui pengetahuan. (Aprilia Rahapit)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.